Jawara Beksi deklarasi dukung Ahok-Djarot di putaran 2 Pilgub DKI
Jawara Beksi DKI Jakarta mendeklarasikan dukungan kepada pasangan Basuki T Purnama-Djarot Saiful Hidayat di putaran kedua Pilgub DKI Jakarta. Ketua Beksi DKI Jakarta, Reno menyatakan pihaknya siap membantu memenangkan Ahok-Djarot pada 19 April mendatang.
Jawara Beksi DKI Jakarta mendeklarasikan dukungan kepada pasangan Basuki T Purnama-Djarot Saiful Hidayat di putaran kedua Pilgub DKI Jakarta. Ketua Beksi DKI Jakarta, Reno menyatakan pihaknya siap membantu memenangkan Ahok-Djarot pada 19 April mendatang.
"Hari ini kami paguyuban para guru Beksi DKI Jakarta memberi dukungan penuh dan siap mendukung Pak Djarot dalam Pilkada tanggal 19 April," kata Reno di GOR Cendrawasih, Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat (14/4).
Djarot menghadiri acara deklarasi ini. Kepada para Jawara Beksi, Djarot meminta mereka untuk membantu mengamankan Pilgub DKI Jakarta agar berjalan aman dan damai.
"Saya sampaikan terima kasih pada seluruh guru-guru Beksi yang nantinya akan bergotong royong untuk mengamankan Jakarta. Agar pada tanggal 19 April nanti bisa sejuk, aman dan damai," terangnya.
Mantan wali kota Blitar ini bersyukur dengan derasnya dukungan dari masyarakat kepada dirinya dan Ahok di 5 hari jelang pencoblosan. Kondisi ini, kata dia, memperlihatkan masyarakat telah cerdas dan tak mudah dibohongi oleh isu-isu miring yang menyerangnya dan Ahok.
"Lima hari jelang pencoblosan dukungan pada pasangan Basuki-Djarot semakin banyak. Artinya masyarakat nggak bisa lagi dibohongi. Masyarakat sudah cerdas dan pintar untuk memilih tergantung hati nurani," tutupnya.
Baca juga:
Djarot: Jakarta butuh orang kerja, bukan pandai rangkai kata-kata
PWNU DKI kecam penolakan Djarot saat salat Jumat di Tebet
Sandiaga tuding Djarot ditolak saat Jumatan bagian strategi kampanye
Lirik diubah, pencipta lagu Kopi Dangdut polisikan tim Ahok-Djarot
Anies-Sandi unggul di survei, Djarot optimistis menang Pilgub DKI
Sandiaga tak ingin program lansia terkesan kejar tayang
Ogah terbuai survei, Sandiaga fokus kerja hingga kampanye berakhir