Isi rekaman: Riza Chalid ingin duetkan Jokowi-Hatta, ditolak Mega
Riza mengaku bersahabat dengan Hatta Rajasa.
Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) memutar rekaman lengkap perbincangan diduga antara Ketua DPR Setya Novanto, Presdir PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin dan pengusaha migas M Riza Chalid.
Isi rekaman percakapan yang transkripnya telah beredar luas di media sosial itu tak hanya membahas perpanjangan kontrak Freeport saja. Salah satunya adalah soal Pilpres 2014 lalu.
Salah satu suara yang diduga Riza Chalid menceritakan upayanya menduetkan Jokowi dengan Hatta Rajasa. Namun, Riza yang mengaku sudah lama kenal dengan Hatta terpaksa gigit jari karena niatnya itu tidak mendapat restu Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Berikut isi percakapan seperti yang diputar di ruang sidang MKD, Rabu (2/12):
MR (M Riza Chalid): Padahal duit kalau kita bagi dua pak, hepi Pak. 250 M ke Jokowi JK, 250 M ke Prabowo Hatta, kita duduk aja. Ke Singapura, main golf, aman. hahahaa. Itu kan temen, temen semualah, Pak Susahlah. Kita hubungan bukan baru kemarin. Masak kita tinggal nggak baik. tapi kan sekarang udah gak ada masalah. Sudah normal. Gitu
SN (Setya Novanto): Saya ngomong sama presiden, ini Pak Bung Riza juga bantu. Oh ya ya itu dia kawan saya baik. hahaha
MR: Memperjuangkan dia itu capek sob. Segala macam cara, Pak Hendro ngomong sama Megawati waktu di Kebagusan. Belum saatnya. Dikira sekaligus. Belum Pak. Saya itu baik, saya kasihan sama Pak Jokowi, saya akan bantu Pak Jokowi ke Hatta sebagai cawapres. Pak Jokowi sama Hatta mungkin Pak, tapi Meganya gak mau. Saya sama Hatta itu sahabat.
MS: Jokowinya mau, Pak?
MR: Jokowinya mau banget sama Hatta.
SN: Tahu tahu pisah, pusing sudah terlanjur ke Pak Hatta
MR: Tapi itu kan pengalaman.
Baca juga:
'Kalau sampai Jokowi nekat nyetop Freeport, jatuh dia'
Isi rekaman: Riza klaim dirinya berjasa jadikan Jokowi presiden
Transkrip rekaman Setnov bilang Jokowi keras kepala dan berbahaya
Hasil rekaman: Setya usulkan Presiden Jokowi bangun Istana di Papua
Setelah debat alot dan voting, MKD akhirnya putar rekaman Setnov
Namanya disebut 66 kali, Luhut harus dihadirkan di sidang MKD
Sudirman disudutkan, anggota MKD dinilai tak tahu cara bersidang