LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Ditanya nasib PKS di koalisi, Mentan Suswono ngacir

PKS tegas menolak kenaikan BBM. Tapi menterinya malah mendukung.

2013-06-19 15:42:11
Koalisi
Advertisement

Menteri Pertanian Suswono dengan tegas mendukung kenaikan Harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Sama seperti Menkominfo Tifatul Sembiring, Suswono mendukung program Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut.

Padahal, keduanya, Mentan Suswono maupun Tifatul merupakan salah satu anggota fraksi PKS yang kemarin memutuskan menolak kenaikan harga BBM.

"Ya, kita pasti dukung dong (kenaikan harga BBM). Kita dukung itu," ujar Suswono usai diperiksa KPK, Rabu (19/6).

Namun Suswono enggan menjawab saat ditanya soal partainya terancam didepak dari Setgab koalisi. Suswono hanya tersenyum menjawab hal itu."Sudah ya, sudah," ujarnya.

Diketahui, PKS memutuskan secara resmi menolak rencana Presiden SBY menaikkan harga BBM subsidi. Sadar akan resiko yang diambil, PKS pun menyerahkan nasib di tangan SBY sebagai.

"Secara prinsip, bukan bab pasrah atau tidak. Ini bukan bab menyerah atau tidak, tapi menyeluruh merujuk pada konstitusi," kata Ketua Fraksi PKS, Hidayat Nur Wahid di Komplek Parlemen, Senayan Jakarta, Kamis (13/6).

Menurut Hidayat, PKS tak akan mencabut atau menarik tiga menterinya dari pemerintah. Sebab, keputusan menetapkan dan mencopot menteri merupakan hak prerogatif presiden yang sudah diatur dalam UUD 1945.

"Kami menyerahkan pada presiden untuk gunakan hak prerogatif, dan sebagaimana yang jadi aturan undang-undang yang terkait keberadaan para menteri," lanjutnya.(mdk/mtf)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.