Di depan SBY, Demokrat Jabar sampaikan dukung Prabowo lewat secarik kertas
Partai Demokrat daerah menggelar sejumlah rapat koordinasi untuk menentukan sikap di Pilpres 2019. Sulsel, DKI Jakarta mengambil sikap untuk mendukung Prabowo Subianto berdampingan dengan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Pilpres tahun depan.
Partai Demokrat daerah menggelar sejumlah rapat koordinasi untuk menentukan sikap di Pilpres 2019. Sulsel, DKI Jakarta mengambil sikap untuk mendukung Prabowo Subianto berdampingan dengan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Pilpres tahun depan.
Sementara Demokrat Jawa Timur, hasil rakorda memutuskan lebih mendukung calon incumbent Joko Widodo tahun depan. Lalu bagaimana dengan Jawa Barat?
Wakil Ketua DPD Demokrat Jawa Barat, Asep Wahyuwijaya menekankan, pihaknya baru akan menggelar Rakorda pada Jumat, 27 Juli mendatang. Namun, dia meyakini, hasilnya akan mendukung pasangan Prabowo-AHY.
Asep menjelaskan, usai Pilkada serentak 27 Juni, Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sempat mengumpulkan seluruh pengurus Demokrat Jawa Barat di Bandung. Termasuk anggota fraksi Demokrat di DPRD se-Jawa Barat, meliputi kabupaten dan kota.
"90 Persen ke Prabowo-AHY. Itu semua menulis di atas kertas, tanpa ada paksaan, ada tekanan, bebas," kata Asep saat berbincang dengan merdeka.com, Selasa (24/7).
Namun, aspirasi kader Demokrat di Jawa Barat itu masih sebatas informal. Maka, pada Rakorda Jumat nanti, baru akan menghasilkan sebuah keputusan yang legitimasi. Dia yakin, hasilnya tak akan jauh berbeda.
"Saya yakin hasilnya tidak akan berubah juga. Malah kayaknya akan semakin menguat, jangan-jangan bisa 100 persen," kata Asep menekankan.
Dia menjelaskan, aspirasi kader itu berdasarkan hasil Pilpres tahun 2014 lalu, dimana Jawa Barat dimenangkan oleh pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Alasan berikutnya, yakni hasil Pilkada Jawa Barat 2018, pasangan yang diusung Prabowo yakni Sudrajat-Syaikhu berada di urutan kedua.
"Ketiga juga kondisi survei di Jawa Barat dengan tempat lainnya berbeda dari hasil beberapa pengalaman, preseden politik yang kita lalui, tampaknya Jawa Barat akan seperti itu dan itu tentu dalam rangka bagaimana partai bisa lebih dapat insentif, suplement yang lebih maksimal," kata Asep.
Baca juga:
Soal cawapres Prabowo, Waketum Demokrat bilang 'yang ada H di tengah'
Demokrat rangkum hasil rakorda sebelum tentukan sikap di Pilpres 2019
Zulkifli enggan bocorkan hasil pertemuan dengan Jokowi di Istana Bogor
Jokowi gelar pertemuan tertutup dengan Zulkifli Hasan
Zulhas sebut pertemuan Ulama PA 212 & 5 pimpinan partai sekadar silaturahmi
Prabowo dan SBY bertemu malam ini