WNI datang ke HUT Israel sama saja melacurkan diri
Israel adalah negara yang banyak memiliki kasus pelanggaran HAM.
Pengamat sosial Musni Umar menilai, kehadiran sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) ke perayaan HUT Israel di Singapura, tak ubahnya seperti seorang yang melacurkan diri. Sebab, Israel adalah negara yang banyak memiliki kasus pelanggaran HAM.
"Israel memiliki kasus pelanggaran HAM terberat internasional kepada masyarakat Palestina. Kenapa orang Indonesia demi kepentingan ekonomi segelintir orang rela melacurkan diri kepada Israel," kata Musni kepada merdeka.com, Senin (30/4).
Menurut Musni, kuatnya pengaruh Israel di dunia menjadi alasan utama sejumlah WNI itu menghadiri HUT negara zionis itu. Sementara, melimpahnya kekayaan sumber daya alam yang dimiliki Indonesia, menjadikan Israel sangat berkepentingan besar menggaet Indonesia.
"Karena Israel belum bisa menarik hati masyarakat luas Indonesia, akhirnya mereka berusaha mendekati orang-orang memiliki posisi penting di Indonesia," kata dia.
Lebih lanjut dia mengatakan, sebagai negara besar sudah selayaknya Indonesia memiliki jati diri dalam menjalin hubungan internasional dengan negara lain. Termasuk dalam menentukan sikap ketika berhadapan dengan negara yang melakukan pelanggaran HAM.
"Menurut saya, bangsa Indoensia sebagai bangsa yang besar musti memiliki jati diri. Jangan melacurkan diri kita," terang Musni.
Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah WNI menghadiri perayaan HUT Israel di Singapura, Kamis (26/4) lalu. Mereka adalah, anggota Kadin, ormas pemuda Islam, dan politikus Nasional Demokrat (NasDem) Ferry Mursyidan Baldan.(mdk/dan)