LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Unand, BNPB, dan Australia Jalin Kerja Sama Riset Kebencanaan Terintegrasi untuk Ketahanan Bencana Sumatera

Universitas Andalas (Unand) bersama BNPB dan Pemerintah Australia memperkuat kerja sama riset kebencanaan terintegrasi, fokus pada mitigasi gempa megathrust dan hidrometeorologi di Sumatera, demi ketahanan bencana berkelanjutan.

Minggu, 24 Mei 2026 17:02:23
#unand
Universitas Andalas (Unand) bersama BNPB dan Pemerintah Australia memperkuat kerja sama riset kebencanaan terintegrasi, fokus pada mitigasi gempa megathrust dan hidrometeorologi di Sumatera, demi ketahanan bencana berkelanjutan. (AntaraNews)
Advertisement

Universitas Andalas (Unand) bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Pemerintah Australia resmi menjalin kerja sama strategis. Kemitraan ini bertujuan untuk memperkuat kesiapsiagaan serta ketahanan bencana di Indonesia, khususnya wilayah Sumatera. Kolaborasi ini mencakup riset, pendidikan, hingga pengembangan pusat studi kebencanaan yang terintegrasi.

Kerja sama riset kebencanaan ini didukung melalui dana hibah BNPB, bagian dari program Siap Siaga-Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT). Inisiatif ini menandai langkah penting dalam upaya mitigasi bencana yang berkelanjutan. Fokus awal akan diarahkan pada ancaman gempa megathrust yang berpotensi melanda Sumatera.

Rektor Unand, Efa Yonnedi, menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis. Tujuannya adalah membangun ekosistem manajemen kebencanaan yang berkelanjutan bagi Sumatera. Wilayah ini memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana geologi dan hidrometeorologi.

Fokus Riset dan Inovasi Unand dalam Kerja Sama Riset Kebencanaan

Melalui hibah BNPB tahun 2025, Unand akan fokus pada pengembangan riset terkait ancaman gempa megathrust di wilayah Sumatera. Hasil dari riset ini akan dituangkan dalam sebuah buku berjudul "Overview Ancaman Megathrust Sumatera". Publikasi ini diharapkan dapat menjadi referensi penting bagi para pemangku kepentingan.

Advertisement

Selain publikasi, hibah tersebut juga mendukung penyelenggaraan International Conference on Disaster Management and Mitigation. Konferensi ini akan menjadi wadah penting untuk kolaborasi ilmiah dan pertukaran gagasan. Tujuannya adalah memperkuat mitigasi bencana melalui inovasi dan penelitian terkini.

Untuk periode 2026 hingga 2027, fokus riset akan diperluas. Kajian lanjutan mengenai megathrust serta penyusunan buku terkait bencana hidrometeorologi akan menjadi prioritas. Langkah ini diambil sebagai respons atas meningkatnya kejadian bencana hidrometeorologi di Sumatera dalam beberapa tahun terakhir.

Advertisement

Peran Strategis Perguruan Tinggi dalam Mitigasi Bencana

Rektor Unand, Efa Yonnedi, menekankan tanggung jawab besar perguruan tinggi dalam menghadirkan inovasi dan kajian ilmiah. Inovasi ini sangat penting untuk mendukung pengambilan kebijakan kebencanaan di tanah air. Indonesia, dengan beragam ancaman bencana alamnya, memerlukan kesiapsiagaan yang terintegrasi dalam pembangunan.

Menurut Efa Yonnedi, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menyediakan riset dan inovasi. Hasil riset ini dapat digunakan secara efektif untuk pengambilan keputusan. Ini memastikan bahwa kebijakan yang dibuat berbasis pada data dan analisis ilmiah yang kuat.

Unand terus berupaya mempersiapkan diri menjadi perguruan tinggi yang adaptif terhadap tantangan kebencanaan. Upaya ini dilakukan melalui penguatan program akademik dan pusat kajian yang relevan. Tujuannya adalah memenuhi kebutuhan masyarakat dan lingkungan yang terus berubah.

Kebijakan Kebencanaan Berbasis Kondisi Lapangan

Penguatan ekosistem manajemen bencana harus dilakukan secara berkelanjutan. Hal ini krusial agar Indonesia memiliki ketahanan (resilience) yang kuat dalam menghadapi berbagai ancaman alam. Ketahanan ini tidak hanya penting untuk keselamatan masyarakat, tetapi juga menjaga stabilitas pembangunan.

Selain itu, ketahanan bencana juga berperan dalam meningkatkan kepercayaan investor terhadap iklim investasi di Indonesia. Lingkungan yang aman dan stabil akan menarik lebih banyak investasi. Ini pada gilirannya akan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Sekretaris Utama BNPB RI, Rustian, menegaskan bahwa kebijakan kebencanaan ke depan harus dibangun berdasarkan kondisi nyata di lapangan. Pendekatan ini akan memastikan bahwa langkah mitigasi dan penanganan dapat dilakukan secara lebih efektif. Tujuannya adalah agar tepat sasaran dan berkelanjutan.

Advertisement

Sumber: AntaraNews

Berita Terbaru
  • BRIN dan UGM Dorong Perlindungan Mangrove Langka Teluk Balikpapan
  • Studi Kelayakan Supergrid Energi Bersih NTB, Infrastruktur Bawah Laut Jadi Tantangan Utama
  • Hattrick Gelar Persib: Biru yang Menolak Padam, Bandung Pesta Juara BRI Super League
  • Pemkab OKU Kembangkan Pengolahan Sampah OKU Jadi Bahan Bakar Alternatif, Tingkatkan PAD Daerah
  • Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak Pastikan Tak Ada Patok Kaveling Mina Ilegal
  • australia
  • bnpb
  • gempa megathrust
  • hidrometeorologi
  • ketahanan bencana
  • konten ai
  • merdekaantara
  • mitigasi bencana
  • riset kebencanaan
  • siap siaga
  • sumatera
  • #unand
Artikel ini ditulis oleh
Editor Redaksi Merdeka
R
Reporter Redaksi Merdeka
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.