ULM Berinovasi Cetak Magister dan Doktor Pendidikan Berkualitas, Tingkatkan Mutu Daerah
ULM meluncurkan Inovasi Pendidikan ULM dengan program magister dan doktor. Ini untuk mencetak pendidik berkualitas, mempercepat kelulusan, dan tingkatkan mutu pendidikan daerah.
Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menunjukkan komitmennya dalam memajukan kualitas pendidikan di Indonesia. Institusi ini berinovasi untuk mencetak magister dan doktor pendidikan berkualitas. Langkah strategis ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan mutu pendidikan di berbagai daerah, khususnya di Kalimantan Selatan.
Inovasi ini diwujudkan melalui tiga program unggulan pascasarjana. Program tersebut meliputi Magister Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Program Magister Administrasi Pendidikan, dan Program Doktor Administrasi Pendidikan. Ketiga program ini dirancang untuk menghasilkan tenaga pendidik dan manajer pendidikan yang kompeten dan berdaya saing.
Prof. Ahmad Suriansyah, Koordinator Program Studi (Prodi) Administrasi Pendidikan Program Doktor (S3) ULM, menjelaskan pendekatan unik yang diterapkan. ULM mengadopsi model pembelajaran dengan pendampingan atau nurturing learning. Selain itu, program coaching clinic juga disediakan khusus untuk membantu mahasiswa dalam penyusunan artikel ilmiah dan tugas akhir mereka.
Model Pembelajaran Inovatif ULM untuk Kualitas Lulusan
Prof. Ahmad Suriansyah menegaskan pentingnya model pembelajaran "nurturing learning" yang diterapkan di ULM. Setiap mahasiswa akan mendapatkan pendampingan komprehensif. Pendampingan ini mencakup seluruh proses perkuliahan, baik melalui sesi tatap muka maupun daring.
Fokus utama dari pendampingan ini adalah melatih dan membimbing mahasiswa dalam membuat artikel ilmiah serta karya ilmiah lainnya, termasuk tesis dan disertasi. Model ini dianggap sangat strategis. Berdasarkan kajian mendalam, banyak mahasiswa terlambat menyelesaikan studi bukan karena ketidakmampuan, melainkan karena kesulitan dalam menyusun tugas akhir.
Oleh karena itu, coaching khusus diberikan untuk memperkuat kemampuan dan kepercayaan diri mahasiswa. Pendekatan ini memastikan bahwa setiap mahasiswa memiliki dukungan yang diperlukan. Tujuan akhirnya adalah agar mereka dapat menyelesaikan studi tepat waktu dengan kualitas yang optimal.
Percepatan Studi dan Fleksibilitas dengan Kuliah Hibrid
Selain pendampingan intensif, tiga program unggulan ULM ini juga menawarkan model kuliah hibrid. Model ini memberikan fleksibilitas tinggi bagi mahasiswa. Mereka dapat mengikuti perkuliahan tanpa harus meninggalkan tugas atau pekerjaan sehari-hari mereka.
Sistem kuliah hibrid memungkinkan mahasiswa untuk mengakses materi dan mengikuti kelas dari mana saja. Hal ini memastikan bahwa kualitas pembelajaran tetap terjaga. Fleksibilitas ini sangat menguntungkan bagi mahasiswa yang memiliki kesibukan.
Prof. Ahmad Suriansyah mengungkapkan bahwa berbagai terobosan ini bertujuan untuk mempercepat kelulusan mahasiswa. Targetnya, lulusan magister dapat menyelesaikan studi tidak lebih dari tiga semester atau satu tahun enam bulan. Sementara itu, lulusan doktor diharapkan dapat lulus dalam lima semester atau dua tahun enam bulan.
Kontribusi Lulusan ULM dan Dukungan Pemerintah Daerah
Tiga program studi ini memiliki profil lulusan yang jelas dan berorientasi pada kepemimpinan. Lulusan diharapkan menjadi pemimpin dan peneliti pendidikan. Mereka akan dibekali dengan kemampuan analisis kebijakan yang unggul, baik sebagai magister maupun doktor.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Barito Kuala, Mas Aryansyah, mengimbau seluruh pemangku kepentingan pendidikan untuk memanfaatkan kesempatan ini. Imbauan ini ditujukan kepada kepala sekolah, pengawas, guru-guru, dan tenaga kependidikan. Tujuannya adalah untuk bersama-sama meningkatkan mutu pendidikan di daerah.
Ketiga program studi yang ditawarkan ULM ini telah mendapatkan akreditasi Unggul. Akreditasi ini menjadi jaminan kualitas pendidikan yang diberikan. Diharapkan, lulusan dari program-program ini akan mampu memberikan kontribusi nyata dan positif bagi kemajuan pendidikan di daerah.
Sumber: AntaraNews