Terobos palang kereta, Edi tewas tertabrak KRL
Akibat kejadian ini korban mengalami luka parah. Selain itu kondisi motor korban juga hancur akibat ditabrak kereta.
Edi Purnomo (42) menghembuskan nafas seketika sore tadi akibat ditabrak Kereta Rel Listrik (KRL) di perlintasan Kereta Api Poltangan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Kejadian nahas ini terjadi sekitar pukul 18.00 WIB sore saat dirinya hendak pulang menuju rumahnya di daerah Depok II Jawa Barat dengan menggunakan sepeda motor Yamaha Mio .
Namun saat dirinya melintas di perlintasan kereta api Apotek Sari Pasar Minggu, kereta dari arah Bogor melaju dengan kencang. Korban yang melihat palang pintu kereta tertutup justru memaksakan untuk menerobos palang pintu meskipun jarak kereta api sudah mulai dekat. Sontak korban dengan motornya terpental dan tewas seketika.
"Korban dari arah Pasar Minggu menuju Depok, KRL dari arah Bogor, kejadian jam 18.00 WIB, tadi saya lihat di sisi kanan dari arah Pasar Minggu emang ada ruang yang nggak ketutup, bisa dilewati motor," terang saksi mata, Sigit kepada wartawan Jumat (15/6)
Sementara itu, penjaga palang pintu kereta api mengatakan bahwa sebelum kejadian korban sempat memaksakan diri untuk melintas. Namun korban tidak melihat jarak kereta api sudah mulai mendekat perlintasan, korban langsung terpental beberapa meter dari perlintasan.
"Tadi pintu kereta udah tutup, antrean kendaraan di depan pintu, tapi dia sendirian terobos pas kereta sudah dekat," Ujar Ahmadi.
Akibat kejadian ini korban mengalami luka parah. Selain itu kondisi motor korban juga hancur akibat ditabrak kereta tersebut. Pihak kepolisian yang datang ke lokasi kejadian langsung membawa korban ke RS Fatmawati untuk dilakukan visum.
"Kondisi motor hancur, ringsek berat. kondisi korban fisik luka berat, patah-lepas 3 bagian, pergelangan betis, dan paha terpisah dari badan serta kepala luka parah," kata Imanuel saksi mata.(mdk/hhw)