Terlibat pencurian, seorang siswa di Pamekasan ikut UN di Lapas
Siswa berinisial "E" yang kini mengikuti ujian nasional di Lapas Kelas IIA Pamekasan karena terlibat aksi pencurian
Seorang siswa terlibat kasus pencurian asal SMA Negeri 1 Galis, Pamekasan, Jawa Timur, terpaksa mengikuti ujian nasional (UN) di lembaga pemasyarakat (Lapas) Kelas IIA setempat, Senin, (14/4).
"Siswa ini merupakan tahanan titipan dari Pengadilan Negeri Pamekasan, dan menghuni Lapas ini sejak 27 Ferbuari 2014," kata Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak, Didik Eko Arif Setiawan, seperti yang dikutip dari Antara, (14/4).
Siswa kelas akhir SMA Negeri 1 Galis Pamekasan yang dijerat dengan Pasal 363 karena terlibat kasus pencurian ini mengerjakan soal UN di ruang khusus di Lapas Kelas IIA Pamekasan.
Sebagaimana pola pengawasan pada pelaksanaan UN di sekolah, pola pengawasan terhadap seorang siswa peserta UN yang terlibat kasus pencurian ini juga dijaga ketat petugas dan pengawas ruangan.
Bahkan Wakil Kepala SMA Negeri 1 Galis Pamekasan Fadlilah juga terlihat melakukan pengawasan secara langsung.
"Kemungkinan anak ini terpengaruh oleh teman-temannya, wong di sekolah dia tidak menunjukkan adanya tanda-tanda bahwa anak ini nakal," ujar Fadhilah.
Sebelumnya, pihak sekolah telah meminta izin agar siswa yang terlibat kasus pencurian dan kini menjadi tahanan pihak Pengadilan Negeri Pamekasan, Pulau Madura, itu bisa mengikuti ujian di bersama teman-temannya yang lain.
Namun petugas Lapas Pamekasan tidak mengizinkan, karena kebijakan tentang tahanan bukan dari Pamekasan melainkan dari Kanwil Kemenkum HAM.
Siswa berinisial "E" yang kini mengikuti ujian nasional di Lapas Kelas IIA Pamekasan ini merupakan satu dari 10.742 orang siswa peserta UN tingkat SMA dan yang sederajat di Kabupaten Pamekasan yang serentak mengikuti ujian kali ini.
Baca juga:
Polisi tanggalkan seragam dinas selama kawal UN
Remaja napi kasus pembunuhan ikuti ujian paket
Curi motor, siswa SMK di Surabaya ujian di kantor polisi
Polisi usut pengedar kunci jawaban UN di medsos