LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Tak henti-hentinya Adian Napitupulu cibir Prabowo

Adian terkesan sengaja menunjukkan ketidaksukaannya pada Prabowo.

2014-06-05 07:28:00
Prabowo-Hatta
Advertisement

Jelang Pilpres 9 Juli mendatang, tak dipungkiri suhu politik makin hari kian memanas. Apalagi dua kubu pendukung capres dan cawapres Jokowi - JK serta Prabowo - Hatta sudah mulai tampak saling serang.

Bicara soal serang menyerang, belakangan ini nama Adian Napitupulu yang tiba-tiba mencuat. Sosoknya menjadi pembicaraan publik lantaran sempat melontarkan kritik pedas kepada Prabowo di sebuah talk show televisi swasta beberapa waktu lalu.

Dalam acara tersebut, caleg PDIP terpilih dari Dapil Jawa Barat V (Kabupaten Bogor) itu terang-terangan mencibir Prabowo . Padahal kala itu, pria pendukung Jokowi ini diminta pembawa acara untuk mengungkapkan sisi positif dari seorang Prabowo .

Namun dengan intonasi tenang, Adian justru malah menjawab dengan santai, "Dia ( Prabowo ) pengurus kuda yang baik."

Ketika diminta si pembawa acara untuk mengungkap sisi positif Prabowo yang lain, Adian kemudian menjawab, "Hal yang lain, saya pikir dia memberi harapan kepada banyak perempuan, karena dia perlu ibu negara tentunya."

Tak hanya sampai di situ, mantan aktivis era orde baru ini rupanya belum berhenti menyerang mantan Danjen Kopassus itu. Adian terkesan sengaja menunjukkan ketidaksukaannya pada Prabowo , apalagi ketika melihatnya serius maju di laga pilpres. Dia pun makin blak-blakan memojokkan Prabowo .

Berikut beberapa cibiran Adian Napitupulu pada Prabowo Subianto:

Indonesia bahaya jika Prabowo jadi presiden

Adian Napitupulu tak terima jika Prabowo Subianto menjadi presiden. Menurutnya, akan sangat berbahaya jika mantan Pangkostrad itu benar-benar menjadi orang nomor satu di republik ini.

"Kalau Prabowo presiden bahaya kita (aktivis dan pengkritik pemerintah). Kita bisa diserbu pake infantri TNI dan Sukhoi, karena dia bisa pegang kendali TNI," ujar Adian dalam diskusi 'Dilema Penegakan Hukum dan Politik' di Jokowi - JK Center, Jl Halimun 11B, Guntur, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (4/6).

Adian pun juga mempertanyakan maksud pernyataan Prabowo yang ingin menjadikan mendiang Presiden ke-2 RI Soeharto sebagai pahlawan nasional. "Kalau Soeharto pahlawan, siapa penjahatnya? Kita (aktivis) ini?," katanya.

Advertisement

Tak terima Jokowi diseret-seret ke kasus Transjakarta

Selain menyebut Prabowo adalah sosok yang membahayakan jika jadi presiden, Adian juga mengkritisi ulah timses Prabowo yang ingin menyeret Jokowi dalam kasus Transjakarta karatan.
Menurut dia, Kejaksaan Agung sudah jelas menyatakan Jokowi tidak terlibat dan kasusnya tak pantas disandingkan dengan yang melibatkan Prabowo.

"Masa kasus pelanggaran HAM mau dilawannya pake kasus bus karatan. Emang bus karatan lebih jahat dari penculikan aktivis?," tuturnya.

Advertisement

Prabowo masang lambang negara saja salah!

Adian menilai calon presiden Prabowo Subianto tak mampu menjalankan visi misinya di Indonesia. Sebagai bukti, dalam pemasangan lambang Garuda saja, Prabowo salah tempat.

"Wong pakai lambang negara aja salah mau jadi presiden. Harusnya kan di kiri, dia kok pakai di kanan," ujar Adian dalam diskusi 'Dilema Penegakan Hukum dan Politik' di Jokowi - JK Center, Jl Halimun 11B, Guntur, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (4/6).

Anggap Prabowo tak paham soal konstitusi negara

Adian pun juga menyindir Prabowo yang dianggapnya tak mengerti soal konstitusi negara. Menurut Adian kesalahan Prabowo adalah ingin adanya penggunaan menteri utama dalam pemerintahan.

Padahal menurut Adian, dalam konstitusi Indonesia tidak ada istilah menteri utama.

"Enggak paham dia pakai konstitusi siapa? Lagipula dia juga tidak akan bisa selesaikan masalah HAM kalau dia bagian dari masalah HAM," sindirnya.

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.