Soal konflik, Polda Metro Jaya kumpulkan Bhabinkamtibnas
Bhabinkamtibmas merupakan anggota Polri yang berfungsi sebagai mediator konflik.
Polda Metro Jaya mengumpulkan 811 personelnya di bidang Pembinaan Masyarakat (Binmas) yang ada di seluruh wilayahnya di Balai Pertemuan Polda Metro Jaya, Kamis (23/11). Para Kasat Binmas, Kanit Binmas, dan Bhayangkara Pembina Keamanan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) itu diberikan pengarahan dalam menjaga keamanan di tengah masyarakat.
"Ini penyuluhan atas arahan Kapolda untuk tetap menjaga keamanan di dalam masyarakat agar tetap kondusif," ujar Direktur Bimbingan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Pol Yosi Hariyoso, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (23/11).
Acara penyuluhan itu juga dihadiri oleh Arief Rahman yang merupakan mediator dari Pusat Mediasi Nasional sebagai pembicara. Dalam sambutannya, Arief mengatakan, Bhabinkamtibmas merupakan anggota Polri yang berfungsi sebagai mediator dalam mencari titik terang sejumlah permasalahan di dalam masyarakat agar tidak berkembang menjadi konflik.
"Saat anda akan menjadi seorang penengah dalam permasalahan yang ada di tengah masyarakat, beri penegasan ke masyarakat bahwa saya adalah Bhabinkamtibmas, seorang anggota Polri," ujar Arief.
"Namun, keberadaan Anda dalam permasalahan tersebut bukan untuk menindak, melainkan sebagai seorang mediator agar menemukan solusi," katanya.
Secara garis besar, para anggota Bhabinkamtibmas itu diberikan arahan bagaimana menjadi seorang mediator untuk menemukan kesepakatan dalam sebuah permasalahan yang ada di masyarakat. Salah satu contohnya adalah bagaimana seorang mediator tidak menjadi juru bicara dalam sebuah penyelesaian permasalahan, namun hanya menjembatani situasi agar menemukan kesepakatan.
"Setelah menemukan kesepakatan harus dituangkan dalam sebuah perjanjian tertulis," tutur Arief.
Acara tersebut dihadiri oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Putut Eko Bayuseno.(mdk/dan)