Sebelum tewas, manajer JKT48 beri uang ke petugas kebersihan komplek
Sebelum tewas, manajer JKT48 beri uang ke petugas kebersihan komplek. Saat itu, lanjutnya, dirinya merasa ada yang aneh sama Inao yang memberikan uang sebesar Rp 50.000 Bahkan, dirinya tak tahu kalau Inao telah meninggal dunia dengan cara mengenaskan.
Manajer JKT48 Inao Jiro dikenal baik oleh petugas kebersihan Perumahan River. Sebab, Inao sering memberikan sedikit rejekinya.
Mpok Limah, salah satu yang sering membersihkan lingkungan perumahan mengaku sering dikasih uang oleh Inao sebesar Rp 20.000.
"Ya seminggu dua kali, tiga kali dikasih duit sama bapak. Saya sering dikasih duit sama bapak," ujarnya saat ditemui merdeka.com, Rabu (22/3).
Kata Mpok Limah, dirinya memang bertugas memberikan lingkungan GE. "Saya kalau lagi bersih-bersih di sana (GE), bapak suka keluar kasih duit," katanya.
Saat itu, lanjutnya, dirinya merasa ada yang aneh sama Inao yang memberikan uang sebesar Rp 50.000 Bahkan, dirinya tak tahu kalau Inao telah meninggal dunia dengan cara mengenaskan.
"Saya dikasih tahu temen (Inao meninggal), saya bilang belum (meninggal). Padahal Senin kemaren saya dikasih duit Rp 50.000, saya aneh kaget mas. Tumben-tumben nih kasih gede. Eh tahunya itu terakhir saya dikasih duit sama bapak. Padahal orangnya baik mas," tandasnya.
Baca juga:
Liput kematian manajer JKT48, wartawan diusir tetangga korban
Ketua RT: Jasad Inao Jiro masih tunggu dijemput keluarga dari Jepang
Ini kronologis manajer JKT48 ditemukan bunuh diri di kamar mandi
Pria Jepang yang bunuh diri di Tangsel manajer JKT48
Melihat keseruan Handshake Event single ke-15 Luar Biasa JKT48
Aksi menggemaskan JKT48 saat luncurkan album Festival Greatest Hits
Melihat pertunjukan terakhir Haruka Nakagawa JKT48