LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Saling sindir di Twitter, Fadli Zon sebut Menteri Susi terbawa perasaan

Saling sindir di Twitter, Fadli Zon sebut Menteri Susi terbawa perasaan. Fadli menilai Susi terbawa perasaan dengan kritiknya. Dia menyebut cuitan itu merupakan bentuk evaluasi terhadap kinerja pemerintah, terutama di sektor kelautan.

2018-02-08 16:14:15
Fadli Zon
Advertisement

Wakil Ketua DPR Fadli Zon terlibat saling sindir dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti di media sosial Twitter. Saling sindir via Twitter ini bermula saat Fadli mengkritik keberhasilan kinerja Susi.

Susi dianggap terlalu membanggakan penenggelaman kapal-kapal asing pencuri ikan ditengah rendahnya kesejahteraan nelayan di Indonesia. Cuitan Fadli ini dibalas dengan sindiran oleh Susi.

Menyikapi hal ini, Fadli menilai Susi terbawa perasaan dengan kritiknya. Dia menyebut cuitan itu merupakan bentuk evaluasi terhadap kinerja pemerintah, terutama di sektor kelautan.

Advertisement

Sesungguhnya, Fadli mendukung langkah Susi menjaga laut Indonesia dari pencurian ikan ilegal oleh kapal-kapal asing dengan cara ditenggelamkan. Hanya saja, dia tidak ingin penenggelaman kapal jangan seolah-olah dijadikan acuan keberhasilan kerja.

"Susi baper (bawa perasaan) saja kali ya. Yang saya sampaikan relatif lunak," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (8/2).

Fadli menuturkan, keberhasilan kinerja Susi harusnya sesuai dengan pasal 33 ayat 3 UUD 1945, yang menyebutkan bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

Advertisement

"Air dan lautan itu harusnya memberikan kesejahteraan rakyat," tegasnya.

Amanat itu, lanjut Fadli belum bisa diwujudkan oleh Susi. Fadli menyebut kehidupan nelayan di era pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla susah. Belum lagi, keluarnya sejumlah regulasi yang disebut menyulitkan negara, contohnya larangan penggunaan cantrang.

"Makin banyak regulasi yang mereka rentan untuk dikriminalisasi. Lebih kepada rakyat sejahtera? Kan belum. Termasuk penggunaan cantrang," klaimnya.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini menyarankan Susi untuk lebih baik menyita dan memberikan kapal asing pencuri ikan kepada nelayan Indonesia ketimbang ditenggelamkan. Selain membantu nelayan, pemberian kapal asing kepada nelayan juga dapat mencegah kerusakan ekosistem laut karena efek pemboman.

"Yang ada penenggelaman yang membuat laut rusak. Kapal itu dibom masuk ke laut dan merusak. Saya pernah mengatakan harusnya kapal diambil dan diserahkan kepada nelayan," tandasnya.

Diketahui, Fadli Zon menyindir kinerja Menteri Susi Pudjiastuti. Lewat twitter, Politikus Partai Gerindra itu mengkritisi kinerja Kementerian Kelautan dan Perikanan.

"Di tempat lain, kita membangga-banggakan jumlah kapal nelayan asing yang berhasil ditenggelamkan, serta klaim populasi ikan yang meningkat, seolah itu adalah ukuran keberhasilan Kementerian Kelautan dan Perikanan," tulis Fadli.

"Padahal, pada saat bersamaan, nelayan kita masih menjadi kelompok termiskin, bahkan sempat menjadi kelompok yang rentan terkena kriminalisasi gara-gara persoalan alat tangkap," lanjutnya.

Menteri Susi menyambar kicauan Fadli Zon. Dia balas menyindir Fadli.

"Ukuran keberhasilan yang telah anda lakukan apa Pak Fadli YTH? Mohon pencerahan," cuit Menteri Susi.

Baca juga:
Fadli Zon saling sindir dengan Menteri Susi soal keberhasilan kerja
Fadli Zon sebut Gerindra ajukan Ahmad Muzani jadi calon Wakil Ketua MPR
Fadli Zon sebut SBY tak bisa polisikan Firman Wijaya
Bela Jokowi soal bagi-bagi hadiah, Ketum PPP sindir Fadli Zon tak paham konteks
Dinilai primitif, Fadli Zon sarankan Jokowi hentikan bagi-bagi hadiah

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.