Saksi sebut proyek lab dan Alquran garapan MKGR
"Waktu saya tanya ke Fahd, dia bilang proyek itu (Alquran dan lab) punya MKGR," kata Ali.
Direktur PT Adhi Aksara Abadi Indonesia, Ali Djufrie, menyatakan dalam persidangan, proyek penggandaan Alquran adalah garapan organisasi Musyawarah Kekeluargaan dan Gotong Royong. Menurut Ali, dia mengutip pernyataan itu dari saksi Fahd El Fouz alias Fahd A. Rafiq.
"Waktu saya tanya ke Fahd, dia bilang proyek itu (Alquran dan lab) punya MKGR," kata Ali saat bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin (18/3).
Ali mengatakan, Fahd sempat meminta uang kepada dia jika perusahannya ingin mengikuti lelang. Dia menambahkan, Fahd mengatakan proyek itu sudah 'diorder dari Senayan'. Menurut dia, Fahd juga mengatakan proyek itu didapat dengan mengeluarkan 'biaya'. Maksudnya adalah Ali mesti membayar sejumlah uang jika mau ikut menggarap proyek Alquran.
"Kalau saya mau ikut, dia (Fahd) minta saya ganti rugi 'biaya' itu," lanjut Ali.
Menurut Ali, juga Fahd pernah mendatangi kantor Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, dan terlihat emosi. Dia mengatakan Fahd hampir berkelahi dengan satpam lantaran dihalang-halangi masuk.
"Fahd sempat bilang ke satpam, 'gue pindahin lu.' Saya pikir ini orang hebat banget," ujar Ali.
Kemudian di ruang Ditjen Bimas Islam, menurut Ali, Fahd kembali menumpahkan emosi karena pemenang lelang proyek Alquran tidak kunjung diumumkan. Dia ingin PT Adhi Aksara Abadi Indonesia (A3I) menjadi pemenang lelang. Tetapi saat itu, perusahaan percetakan saingan PT A3I, PT Macanan Jaya Cemerlang, menawarkan harga lebih murah buat mencetak Alquran. Menurut Ali, Fahd tetap mendesak panitia lelang dan memenangkan PT A3I. Dia juga meminta PT Macanan Jaya Cemerlang mundur.
"Akhirnya memang PT A3I yang menang. Tetapi, kita mengorder Alquran dari PT Macanan Jaya Cemerlang," ucap Ali.
Dalam persidangan, terdakwa Zulkarnaen Djabar membantah pernyataan Ali. Menurut dia, baik MKGR, Gerakan Muda MKGR, atau organisasi sayap lain tidak mengurus proyek.
"Tidak ada proyek MKGR, Gema MKGR, atau lainnya. Itu semua proyek pemerintah," kata Zulkarnaen.(mdk/did)