LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Said Aqil soal sikap tak etis Ahok ke Ma'ruf: Mulutmu, harimaumu

Said Aqil soal sikap tak etis Ahok ke Ma'ruf: Mulutmu, harimaumu. Meski secara pribadi Ma'ruf Amin telah memaafkan sikap Ahok, namun menurut Said, hal tersebut tidak secara otomatis menghilangkan ingatan masyarakat mengenai kejadian di persidangan Selasa (31/1) lalu. "Yang akan rugi Ahok sendiri, rugi besar Ahok. "

2017-02-02 16:40:48
Sidang Ahok
Advertisement

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siradj, menyampaikan pesan terhadap Gubernur non aktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Pesan ini disampaikan setelah melihat Ahok beserta tim kuasa hukumnya memperlakukan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Ma'ruf Amin, secara tidak etis dalam persidangan ke-8 dugaan penistaan agama oleh Ahok.

Said menegaskan, seorang pemimpin harus memiliki etika yang santun khususnya dalam perkataan.

"Seorang pemimpin harus santun. Berbicara hati hati, mulutmu harimaumu," tegas Said Aqil di kantor PBNU, Jakarta Pusat, Kamis (2/2).

Meski secara pribadi Ma'ruf Amin telah memaafkan sikap Ahok, namun menurut Said, hal tersebut tidak secara otomatis menghilangkan ingatan masyarakat mengenai kejadian di persidangan Selasa (31/1) lalu. Begitu juga dengan para ulama lainnya, dikatakan Said Aqil, sudah memaafkan calon gubernur DKI Jakarta Nomor urut 2 tersebut.

"Yang akan rugi Ahok sendiri, rugi besar Ahok. Tapi ya sudahlah saling memaafkan, Ahok meminta maaf dan kiai menerima," jelasnya.

Sebelumnya, dalam sidang kasus dugaan penistaan agama dengan terdakwa Ahok salah satu saksi yang dihadirkan jaksa penuntut umum adalah ketua MUI, Ma'ruf Amin.

Ma'ruf menegaskan ucapan Ahok dalam kunjungan kerja di Kepulauan Seribu beberapa waktu lalu masuk ke dalam penodaan agama. Ahok pun menyatakan keberatan atas apa yang disampaikan Ma'ruf Amin.

Ahok juga keberatan atas kesaksian Ma'ruf Amin yang membantah ketua umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menelepon Ma'ruf pada tanggal 6 Oktober di mana sehari setelahnya yakni 7 Oktober, Agus Harimurthi Yudhoyono, lawan politiknya dalam kontestasi Pilgub DKI Jakarta 2017, bertemu dengan Ma'ruf.

"Saya juga keberatan saksi membantah tanggal 7 Oktober 2016 bertemu pasangan calon nomor urut satu. Jelas jelas saudara saksi menutupi riwayat pernah menjadi Wantimpres Susilo Bambang Yudhoyono," ujar Ahok, Selasa (31/1).

"Jadi jelas tanggal 7 Oktober saudara saksi. Saya berterima kasih ngotot bahwa saudara saksi tidak berbohong, tapi kalau berbohong kami akan proses secara hukum saudara saksi untuk membuktikan bahwa kami memiliki bukti," tegasnya.

Baca juga:
KH Maruf Amin soal Ahok: Ya harus dimaafkan, kalau memang minta maaf
Badai kecaman saat Ahok ingin polisikan Maruf Amin
MUI: Kami menyesalkan sikap Ahok kepada Ma'ruf Amin
Akan temui Ma'ruf, Ahok bilang 'kan sudah disampaikan ke media'
MUI sikapi pernyataan Ahok soal Ma'ruf Amin

Advertisement



(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.