LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

RS Wisma Atlet Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19 Hingga 2 Bulan ke Depan

Berdasarkan hasil peninjauan, Ganip menyebut RSD Wisma Atlet Kemayoran siap menghadapi lonjakan kasus Covid-19 hingga dua bulan ke depan.

2021-05-26 17:55:47
Wisma Atlet Kemayoran
Advertisement

Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Ganip Warsito meninjau Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat. Peninjauan ini untuk memastikan kesiapan RSD Wisma Atlet Kemayoran mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 usai libur Lebaran Idulfitri 2021.

Berdasarkan hasil peninjauan, Ganip menyebut RSD Wisma Atlet Kemayoran siap menghadapi lonjakan kasus Covid-19 hingga dua bulan ke depan.

"Dari kesiapan itu, secara kapasitas, tenaga medis, relawan dan obat-obatan kita siap dalam mengantisipasi untuk dua bulan ke depan," katanya dalam konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube BNPB Indonesia, Rabu (26/5).

Advertisement

Mantan Kepala Staf Umum TNI ini menjelaskan setelah libur Lebaran Idulfitri 2021, pasien Covid-19 yang rawat inap di RSD Wisma Atlet Kemayoran meningkat cukup siginifikan. Sejak 18 hingga 26 Mei 2021, pasien Covid-19 meningkat lebih dari 100 orang per hari.

"Sejak tanggal 18 sampai dengan hari ini, masuk hari ke sembilan kita mengidentifikasi terjadinya peningkatan kasus rata-rata di atas 100 kasus," ujarnya.

Sebelumnya, juru bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Bakti Bawono Adisasmito mengatakan kasus positif Covid-19 mengalami kenaikan sebesar 36,1 persen pada periode 17 hingga 23 Mei 2021. Padahal pada periode sebelumnya, kasus positif Covid-19 menurun sebesar 28 persen.

Advertisement

"Kenaikan kasus positif yang cukup signifikan ini terjadi satu minggu setelah periode libur Idulfitri. Seperti yang saya sampaikan, dampak dari libur panjang dapat terlihat pada minggu kedua dan ketiga setelah periode libur panjang tersebut," katanya dalam konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube BNPB Indonesia, Selasa (25/5).

Wiku menyebut, ada lima provinsi yang menyumbang kasus positif Covid-19 tertinggi dalam seminggu terakhir. Yakni, Jawa Barat naik sebesar 2.221 kasus positif Covid-19, DKI Jakarta 1.240, Sumatera Barat 959, Jawa Tengah 949 dan Aceh 561.

"Lima provinsi ini didominasi provinsi tujuan mudik yaitu Jawa Barat, Sumatera Barat, Jawa Tengah serta provinsi tujuan arus balik mudik yaitu DKI Jakarta," jelasnya.

Selain kasus positif, kematian Covid-19 juga meningkat yaitu sebesar 13,8 persen. Lima provinsi yang mengontribusi kematian Covid-19 tertinggi adalah Jawa Barat 41 kasus, Sumatera Barat 27, Sumatera Selatan 26, Aceh 24 dan Jawa Tengah 23.

"Lima provinsi ini juga didominasi tujuan mudik dan arus balik mudik," sambungnya.

Sejalan dengan peningkatan kasus positif dan kematian Covid-19, kasus sembuh dari virus SARS-CoV-2 itu menurun. Menurut Wiku, penurunan kesembuhan Covid-19 menyentuh angka 2,7 persen.

"Keadaan ini perlu menjadi perhatian kita bersama, tidak hanya pemerintah tapi juga seluruh lapisan masyarakat bahwa kita tidak boleh lengah utamanya dalam beberapa minggu ke depan sebagai antisipasi dampak libur Idulfitri," tandasnya.

Baca juga:
Ketua Satgas Covid-19: Keterisian Tempat Tidur di Wisma Atlet Naik 6,75 Persen
Data Pasien Covid-19 di RSD Wisma Atlet Kemayoran 22 Mei 2021
Belasan Warga Cipayung yang Terpapar Covid-19 Dibawa ke RSD Wisma Atlet
Tinjau RSDC Wisma Atlet, Doni Monardo Antisipasi Lonjakan Covid-19 Usai Lebaran
Terpapar Covid-19, Begini Momen Lebaran Fatin dan Arafah di Wisma Atlet

(mdk/ray)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.