Ramadhan Pohan: Anggota KPU terpilih secara demokratis
Semua kalangan terwakili dalam susunan anggota KPU yang baru terpilih tersebut.
Tujuh Anggota KPU dan Lima anggota Bawaslu yang terpilih dari hasil voting 53 suara dari sembilan fraksi, merupakan pilihan yang demokratis. Semua kalangan terwakili dalam susunan anggota KPU yang baru terpilih tersebut.
"Puas pilihan yang demokratis, semua terwakili dari akademisi, LSM. Lihat nanti pasti lebih bagus," ujar Wasekjen DPP Partai Demokrat Ramadhan Pohan di gedung DPR, Jakarta, Kamis (22/3) malam.
Mantan jurnalis ini juga mengatakan, kapasitas dan independensi terlihat dalam persaingan pemilihan anggota KPU dan Bawaslu. Persaingan tersebut berdasarkan kompetensi, di mana tidak ada fraksi yang kecewa.
"Ini bukan jago-jagoan karena tipis angkanya, kompetisi suara ketat, dan kualifikasi terpenuhi," tambahnya.
Demokrat berharap agar anggota terpilih ini dapat menjaga kualitas pemilu. Mereka diharapkan memiliki jiwa independensi dan tahan terhadap intervensi dari partai politik maupun pihak pihak tertentu. Selain itu, mereka juga harus cepat bersosialisasi karena melawan waktu.
"Kualitas jadi ketua diurus internal, tidak ada orang yang bisa berjalan sendiri, Tidak ada satu partai yang mengklaim kecewa karena ini menarik," tandasnya.
Seperti diketahui, tujuh anggota KPU terpilih adalah Ida Budhiati dengan 45 suara, Sigit Pamungkas dengan 45 suara, Arief Budiman dengan 43 suara, Husni Kamil Manik dengan 39 suara, Ferry Kunia Rizkiyansyah dengan 35 suara, Hadar Navis Gumay dengan 35 suara, dan Juri Ardiantoro dengan 34 suara.
Sementara lima anggota Bawaslu terpilih adalah Muhammad dengan 45 suara, Nasrullah dengan 36 suara, Endang Wihdatiningtyas dengan 35 suara, Daniel Zuchron dengan 24 suara dan Nelson Simanjutak dengan 24 suara.(mdk/war)