LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Puluhan Turis Gelar Private Party di Tengah Pandemi Covid-19

Polisi menyebut peristiwa itu adalah acara ulang tahun yang digelar di villa Ombak Cemagi, Kecamatan Mengwi, Kabupaten, Badung, Bali, Minggu (12/4) malam.

2020-04-14 02:57:11
Covid-19
Advertisement

Video private party yang dilakukan oleh para puluhan turis di tengah wabah virus Corona atau Covid-19 menjadi heboh di masyarakat. Video itu menjadi viral di media sosial hingga membuat geram masyarakat dan diduga privat party digelar di kawasan Kabupaten Badung, Bali.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung I Made Badra menerangkan, bahwa pihaknya juga belum mengetahui peristiwa itu. Namun, hal itu tidak boleh dilakukan karena Pemerintahan Kabupaten Badung telah mengeluarkan surat edaran nomor 555/1997/Dispar/sekret tentang penutupan sementara objek wisata. Aturan itu terbit sejak 31 Maret hingga 21 April 2020 demi mencegah penyebaran virus Corona.

"Ini untuk kebaikan semua, kalau mereka melakukan hal itu sudah bertentangan dengan himbauan. Jadi perlu kita himbauan dari beri pemahaman terhadap kondisi seperti ini harus dipahami oleh semua masyarakat termasuk industri dan pengusaha dan asosiasi semua untuk mentaati seruan Pemerintah. Stop bisnis sementara dulu sampai kita dalam kondisi aman," ujar Badra, Senin (13/4).

Advertisement

Sementara itu, Kapolres Badung AKBP Roby Septiadi menerangkan soal hebohnya video sekelompok warga asing yang diduga melakukan private party saat pandemi Covid-19. Dia mengatakan, bahwa peristiwa itu adalah acara ulang tahun yang digelar di villa Ombak Cemagi, Kecamatan Mengwi, Kabupaten, Badung, Bali, Minggu (12/4) malam.

"Jadi itu pesta ulang tahun bukan acara hiburan yang dibuka," kata Robby saat dihubungi.

Ia juga menyampaikan, pihaknya telah meminta keterangan kepada orang yang merupakan penanggungjawab acara. Dari keterangannya mengaku acara itu digelar secara terbatas. Tetapi, yang hadir ternyata sebanyak 15 orang.

Advertisement

"Jadi dihadiri terbatas dan tidak ada jual tiket atau undangan-undangan. Dia ulang tahun mengundang temannya satu orang. Mungkin temannya ini mengajak teman-teman yang lain. Jadi memang itu pesta ulang tahun bukan acara kayak tempat hiburan yang buka. Ini hanya private saja tapi kita sudah ingatkan pengelolanya dan yang ulang tahun itu," ujarnya.

Ia juga mengatakan, pihaknya hanya meminta keterangan dan tidak diamankan ataupun ditahan. "Kalau diamankan belum sampai ke sana karena belum ada landasan hukumnya," ujarnya.

Robby juga mengimbau, kepada warga maupun turis asing untuk tidak melakukan pesta atau kumpul-kumpul dengan melibatkan banyak orang. "Sudah kita ingatkan supaya tetap mengikuti apa yang sudah menjadi imbauan pemerintah RI," ujarnya.

"Untuk sementara kita imbau tidak melaksanakan kegiatan kumpul-kumpul. Cuma itu saja yang kita lakukan, mau dibubarkan, kan udah lewat acaranya," ujar Robby.

Baca juga:
802 Polisi Jaga Perbatasan di Kota Bekasi Selama PSBB
Seorang Jemaah Tablig WN India di Gowa Positif Corona, 23 Lainnya Dikarantina
Dosen UNM Positif Covid-19 Usai Ikuti Pembekalan Calon Petugas Haji
Data Kemnaker: 2,8 Juta Pekerja Telah Dirumahkan dan Kena PHK
Tak Ada Fraksi PKS dan Demokrat dalam Susunan Satgas Covid DPR
Ketua MPR Imbau Perusahaan Pertimbangkan Opsi Kurangi Upah Dibandingkan PHK Karyawan

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.