Puluhan \'Preman\' corat-coret tembok Stasiun Bandung
Jangan kaget saat warga Bandung melintas ke Jalan Stasiun Timur Bandung.
Jangan kaget saat warga Bandung melintas ke Jalan Stasiun Timur Bandung, menemukan sejumlah 'Preman' yang sedang corat-coret Stasiun Bandung. Sebab aksi ini akan dilakukan hingga empat hari kedepan atau Selasa (8/8).
Namun ini bukan sembarang 'Preman'. Karena puluhan pemuda yang tergabung dalam Perkumpulan Seniman Urang Bandung (Preman Urban) itu akan berkreasi dengan tangan kreatif untuk menghiasi tembok di sekitaran jalan tersebut.
Jadi nantinya tembok sepanjang 300 meter dengan tinggi tiga meter itu akan dihiasi ragam gambar dan graffiti dari pemuda itu. Setidaknya ada 38 orang yang terlibat dalam aksi corat-coret tersebut.
Mereka datang dari berbagai wilayah seperti Surabaya, Yogyakarta, Cirebon, Tanggerang dan Bandung. Salah satu pegiat dari Preman Urban, Iwan Ismail mengatakan, tidak ada makna khusus dari aksi corat-coret ini.
"Intinya bahwa dengan Bandung yang semakin padat, kemacetan di mana-mana bisa memberikan kesan dan kesenangan saat masyarakatnya melintas jalan tersebut," katanya saat ditemui di lokasi, Sabtu (4/8).
Selain itu dia juga mengatakan bahwa aksi ini adalah bentuk kesadaran dari pemuda-pemudi untuk memperindah Kota Bandung.
Dia dan teman-teman lainnya mengaku sebagai orang yang kesehariannya menggambar, tak salah jika media untuk menggambar kali ini berbeda dari biasanya. "Toh gambar tersebut nantinya dinikmati juga untuk warga Bandung juga," ujarnya.
Pantauan merdeka.com, Preman Urban yang mayoritas anak SMA itu, memulai saat semprotan pertama oleh Kepala Humas PT KAI Daerah Operasional (DAOP) II Bandung, Bambang S Prayitno. Bambang saat itu mencoret tulisan 'Cans Smile On The Wall'
Nantinya gambar dari tangan para pemuda kreatif itu akan ditampilkan berbentuk murral, graffiti dan stensil. Gambar tersebut berupa semboyan keamanan dan keselamatan dalam menggunakan kereta api.
Sementara itu Bambang mengatakan, pesan yang hendak disampaikan ini juga menunjang kelancaran angkutan lebaran tahun ini. "Ini sebagai bentuk kampanye melalui gambar," jelasnya.(mdk/has)