Priyo harap konser Lady Gaga tidak batal
Konser Lady Gaga akan digelar pada 3 Juni mendatang di Stadion Gelora Bung Karno Jakarta.
Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso berharap konser Lady Gaga tetap bisa digelar di Jakarta. Asalkan, saat manggung Lady Gaga menghormati norma agama.
"Saya persilakan untuk digelar konser tersebut. Asalkan menghormati norma di Jakarta, norma agama dan adat ketimuran," kata Priyo di Gedung DPR Jakarta, Selasa (22/5).
Menurut dia, Indonesia adalah salah satu negara terbesar menganut sistem demokrasi. Indonesia bukan negara tirai bambu, negara yang kebal terhadap pengaruh budaya luar.
"Kita bangun sistem demokrasi Indonesia. Indonesia adalah negara demokrasi terbesar di dunia ketiga. Jadi ada simpang siur konser Lady Gaga merupakan pemberitaan media sampai di luar negeri. Ini rasanya tidak elok untuk kita," ujar Priyo.
Priyo berharap semua pihak memberikan ruang agar konser Lady Gaga bisa terlaksana. "Saya menganjurkan semua pihak untuk memberikan sedikit keleluasaan untuk mengekspresikan konser atau budaya apalah namanya," harap dia.
Kemarin, promotor Lady Gaga, Big Daddy, bertemu dengan Priyo. Dalam pertemuan itu, pihak promotor meminta perlindungan DPR.
"Hasil pembicaraan pihak Lady Gaga, Promotor dan kuasa hukum resmi kami terima. Pihak Gaga menyerahkan 4 lembar surat, untuk Kapolri, Komisi III, saya dan Kapolda," ungkap Priyo.
Rencananya, konser Lady Gaga digelar pada 3 Juni mendatang di Stadion Gelora Bung Karno Jakarta.
Karena pertunjukan konser sudah dekat, Polri harus mempertimbangkan matang-matang.
"Polri kita gaji dengan uang rakyat. Sangat ironi kalau hanya terintimidasi oleh sekelompok orang atau ormas saja. Polri jangan justru memutuskan persoalan baru," ujar Priyo.(mdk/has)