Presiden SBY ke luar negeri selama dua pekan
Presiden akan mengunjungi tiga negara di Amerika Latin, yakni Meksiko, Brasil dan Ekuador.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono beserta rombongan akan melakukan kunjungan kenegaraan ke luar negeri selama dua pekan. Kunjungan itu dilakukan di tiga negara di Amerika Latin, yakni Meksiko, Brasil dan Ekuador.
Presiden akan menghadiri KTT G20 ketujuh di Los Cabos, Meksiko pada 17 hingga 19 Juni. Kemudian dilanjutkan untuk mengikuti KTT Rio+20 di Rio de Janeiro, Brasil pada 20-22 Juni dan terakhir melakukan kunjungan kenegaraan ke Quito, Ekuador pada 22-23 Juni.
Selama di Meksiko, agenda utama presiden adalah untuk menghadiri KTT G20. Kemudian SBY dijadwalkan menyampaikan pidato utama di pertemuan Business 20 Summit (B20), dan menyampaikan komitmen Indonesia terhadap financial inclusion pada acara Los Cabos Financial Inclusion Event.
"Pertemuan G20 kali ini akan dimanfaatkan Indonesia untuk mendorong terciptanya iklim yang lebih kondusif bagi pemulihan perekonomian global, akibat krisis keuangan berkepanjangan, khususnya di Euro Zone," ujar Staf Khusus Presiden Bidang Hubungan Internasional, Teuku Faizasyah dalam siaran persnya, Kamis (14/6).
Dari Los Cabos, SBY akan bertolak ke Rio de Janeiro pada tanggal 19 Juni untuk menghadiri KTT Rio+20 United Nations Conference on Sustainable Development pada tanggal 20-21 Juni.
KTT ini diselenggarakan untuk mengevaluasi berbagai kemajuan dan kendala dalam pencapaian sustainable development dalam 20 tahun sejak United Nations Conference on Environment and Development tahun 1992 di Rio de Janeiro, dan dalam 10 tahun sejak World Summit on Sustainable Development tahun 2002 di Johannesburg.
"KTT Rio+20 ini sangat penting bagi Indonesia sebagai salah satu negara terdepan dalam memajukan agenda sustainable development. Indonesia akan memanfaatkan kesempatan KTT untuk menyampaikan berbagai pemikiran mengenai langkah bersama ke depan pasca Rio+20, khususnya bagi pemajuan sustainable growth with equity." lanjut Teuku.
Selama di Brazil, SBY dijadwalkan memberi sambutan di beberapa acara lainnya, antara lain Conference on Green Economy, Leaders Valuing Nature: A Celebration of Commitments, dan pidato kunci pada acara UNESCAP Regional Commissions Joint Side Event.
Dari Brasil, SBY beserta Ibu Negara dan rombongan akan melaksanakan kunjungan kenegaraan ke Quito, Ekuador. Kunjungan ini merupakan kunjungan pertama kali dilakukan presiden sejak dibukanya hubungan diplomasi pada 29 April 1980, sekaligus kunjungan balasan atas kedatangan Presiden Ekuador ke Indonesia pada tahun 2007.
Di Ekuador, presiden akan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Ekuador Rafael Correa Delgado dan kunjungan kehormatan Ketua Presiden Parlemen Ekuador Fernando Cordero.
"Kunjungan kenegaraan Presiden Yudhoyono ke Ekuador diharapkan dapat memperkokoh hubungan dan meningkatkan kerjasama antara kedua negara di berbagai bidang. Ekuador adalah salah satu negara penting di kawasan Amerika Selatan," kata Teuku.
Usai melakukan serangkaian kegiatan kenegaraan di Amerika Latin, Presiden dijadwalkan kembali ke Indonesia pada Selasa (26/6).(mdk/has)