LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Polri Serahkan 8 Jenazah Korban Penembakan di Papua ke PT Istaka Karya

Jenazah delapan pekerja PT Istaka Karya yang dibunuh pemberontak di Gunung Kabo, Kabupaten Nduga, Papua, telah teridentifikasi oleh Tim Forensik Mabes Polri. Kabid Humas Polda Papua Kombes Polisi AM Kamal mengatakan, delapan jenazah akan diserahkan oleh Polri kepada pihak Istaka Karya.

2018-12-07 06:42:07
penembakan
Advertisement

Jenazah delapan pekerja PT Istaka Karya yang dibunuh pemberontak di Gunung Kabo, Kabupaten Nduga, Papua, telah teridentifikasi oleh Tim Forensik Mabes Polri. Kabid Humas Polda Papua Kombes Polisi AM Kamal mengatakan, delapan jenazah akan diserahkan oleh Polri kepada pihak Istaka Karya.

"Penyerahan jenazah akan dilakukan pagi ini pada pukul 07.45 WIT bertempat di Hanggar Bandara Mozes Kilangin Timika," jelas Kombes Kamal, Jumat (7/12). Dikutip dari Antara.

Proses evakuasi jenazah korban kebrutalan pemberontak itu menggunakan helikopter TNI AD. Kamal tidak merinci identitas delapan jenazah tersebut.

Advertisement

Delapan jenazah lainnya belum bisa dievakuasi ke Timika pada Kamis (6/12) siang, lantaran kondisi cuaca tidak bersahabat di sekitar Nduga.

Sementara itu, Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring mengatakan proses evakuasi para korban kekerasan pemberontak dari Nduga ke Timika pada Kamis (6/12) berlangsung lancar dan cepat.

Selain delapan korban meninggal dunia, turut dievakuasi ke Timika sebanyak delapan korban yang ditemukan dalam kondisi selamat.

Advertisement

"Kami semua berupaya semaksimal membuat proses ini lancar dalam rangka kemanusiaan. Namun semua harus menyadari bagaimana kondisi geografis Papua, kadang di Timika cuacanya cerah, tapi di pedalaman justru tidak clear. Kami juga menghendaki proses ini cepat," kata Pangdam.

Pangdam mengatakan hambatan utama dalam proses pencarian hingga evakuasi para korban yaitu kondisi geografis di lokasi kejadian yang cukup sulit, cuaca hingga masih adanya gangguan dari KKB yang menembaki para prajurit TNI-Polri.

"Apa pun risiko yang kami hadapi di lapangan, kami tidak takut menghadapi itu sebagai wujud negara hadir untuk menyelamatkan warganya," kata Mayjen Sembiring.

Baca juga:
Jika Menang Pilpres 2019, Ini Cara Ma'ruf Amin Jaga Keamanan di Papua
Berikut Update Data Korban Penembakan Pemberontak di Papua
Gerak Cepat TNI dan Polri Buru KKB Papua
Pemberontak di Papua Jadikan Korban sebagai Umpan untuk Menyerang TNI Polri
Pekerja Trans Papua Dituding Tentara, TNI Tantang Jubir OPM Datang ke Nduga

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.