Polisi tembak dua pencuri mobil di Medan, empat pelaku lain lolos
Keduanya ditembak karena hendak kabur. Satu mobil diduga hasil kejahatan disita.
Dua tersangka pencuri mobil di Medan harus membayar mahal perbuatannya. Kaki mereka diterjang peluru polisi.
Dari informasi dihimpun, dua tersangka pencurian mobil ditembak polisi masing-masing Erson Sitepu (32 tahun), warga Jalan Starban, Polonia, dan Diego F. Sihotang (23 tahun), warga Jalan Pintu Air IV, Medan Johor.
"Kedua tersangka terpaksa kita lumpuhkan dengan tindakan terukur karena sempat mencoba kabur saat disergap. Kita sudah beri tembakan peringatan ke udara, tapi tersangka tetap berlari," kata Kasat Reserse Kriminal Polresta Medan Kompol Wahyu Istanto Bram, Rabu (25/3).
Wahyu mengatakan, mereka lebih dulu menangkap Diego di kawasan Jalan S Parman, Medan Baru. Setelah diinterogasi, pria berprofesi sebagai sopir angkot ini mengakui perbuatannya dan mengungkap identitas rekan-rekannya.
Polisi langsung menelusuri pengakuan Diego. Mereka meringkus Erson di kawasan Starban, Selasa (24/3) pagi. Seperti temannya, dia juga mencoba kabur saat akan ditangkap. Pria ini menyerah setelah polisi menembak kakinya.
"Kami masih memburu empat rekan tersangka. Identitas mereka sudah kami ketahui," ujar Wahyu.
Dari tangan kedua tersangka, polisi menyita sebuah mobil Mitsubishi Colt Diesel 120 SS bernomor polisi BK 8763 BJ dan satu kunci T. Kendaraan itu merupakan hasil kejahatan dan sudah didempul dan dicat dengan warna berbeda dari aslinya buat menyamarkan.
Polisi masih mengembangkan penangkapan ini. Mereka menelusuri aksi-aksi para pelaku. "Berdasarkan pemeriksaan, para tersangka kerap menjual hasil curiannya ke luar Kota Medan, seperti Karo dan Aceh," tandas Wahyu.
Baca juga:
Ketahuan mencuri helm, Sri Mulyanto tewas dihajar massa
Maling beraksi lagi bobol gerai minimarket di Medan
Ingin mabuk tapi kantong cekak, Boy curi vodka dan bir dari gerobak
Ingin kaya mendadak, SPG di Bangkalan curi 500 gram emas majikan
Pura-pura shalat, Afandi curi kotak amal di masjid
4 Siswa SD Pangkalan Kerinci akui curi makanan dan ayam warga