Polisi Cianjur Cari Pelaku Penyebaran Imbauan Aksi Bubarkan PPKM Darurat
Jika pembuat dan penyebar ditemukan, Polisi akan segera memproses secara hukum. Alasannya, poster yang mereka sebarkan berisi provokasi dan melanggar UU ITE.
Kepolisian Resor Cianjur, menyelidiki pembuatan dan penyebaran aksi pembubaran PPKM darurat. Imbauan itu beredar di media sosial. Polisi telah berkoordinasi dengan ormas dan aliansi yang disebut-sebut mendukung aksi unjuk rasa itu. Menurut Polisi, ormas itu tidak membuat selebaran dan mendukung aksi pembubaran PPKM darurat.
"Kami sudah berkoordinasi dengan berbagai kelompok aliansi dan ormas yang disebut-sebut mendukung pembubaran PPKM darurat di Cianjur. Selebaran di media sosial itu, jelas berita bohong alias hoaks sehingga kami sudah perintahkan anggota untuk menyelidiki," kata Kapolres Cianjur, AKBP Mochamad Rifai di Cianjur Minggu (18/7). Dilansir Antara.
Dia menjelaskan, hingga saat ini tidak ada aksi masa atau aksi lain yang menentang pemberlakuan PPKM darurat di Cianjur. Hanya beberapa aksi protes di media sosial yang pengunggahnya sudah dimintai keterangan dan meminta maaf atas postingan di media sosial yang berbau hasutan.
"Kita berharap masyarakat dapat menjalankan PPKM darurat atas nama kepentingan dan kesehatan bersama. Harapan kami sama dengan warga, yakni Cianjur terbebas dari COVID-19 sehingga kehidupan kembali berjalan normal, namun saat ini mari kita berusaha bersama menekan angka penularan," katanya.
Jika pembuat dan penyebar ditemukan, Polisi akan segera memproses secara hukum. Alasannya, poster yang mereka sebarkan berisi provokasi dan melanggar UU ITE. "Kita akan mendalami dan memprosesnya hingga tuntas," katanya.
Imbauan membubarkan PPKM darurat yang sudah beredar di media sosial sejak sepekan terakhir ini ramai, bahkan imbauan yang mencantumkan sejumlah aliansi dan organisasi mengajak seluruh warga Cianjur untuk ikut demo.
"Ini harus diselidiki aparat hukum, karena dapat meresahkan dan memancing warga. Melihat dari nama dan logo organisasi di dalam poster tersebut, terkesan asal caplok," kata Ketua LBH Cianjur, Erwin Rustiana.
Baca juga:
Survei LSI: Mayoritas Masyarakat Lebih Prioritaskan Perekonomian, Minta PSBB Disetop
Polisi sebut Mobilitas Warga Garut Menurun 30 Persen selama PPKM Darurat
Menhub Budi Cek Penyekatan di Tol Japek Jelang Libur Iduladha
Langgar PPKM Darurat, Ini Temuan Petugas saat Gerebek Tempat Spa di Medan
Anies Baswedan Siap Jalankan Keputusan Pemerintah Pusat Soal PPKM Darurat
Viral Video Pedagang Warkop Bentrok dengan Petugas PPKM, Wawalkot Medan Lakukan Ini