LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Pengelola akan Buka Pantai Parangtritis

Menurutnya, beberapa item yang harus dipenuhi dalam SOP protokol kesehatan itu salah satunya yang utama adalah sebelum membuka objek wisata untuk wisatawan, sarana dan prasarana harus dilakukan sterilisasi terlebih dulu dengan penyemprotan disinfektan.

2020-06-18 21:32:00
Pariwisata Indonesia
Advertisement

Kawasan objek wisata Pantai Parangtritis Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, akan dibuka secara resmi. Nantinya obyek wisata tersebut akan mengacu pada standar operasional prosedur (SOP) protokol kesehatan yang ditetapkan Kementerian Kesehatan yang sudah disederhanakan.

"Kalau SOP yang 12 item itu persyaratan yang diinginkan Dinas Kesehatan, namun karena kita menunggu SOP dinas belum ada, kemudian ketua Gugus Dusun dan kita menggunakan acuan dari Kemenkes yang kita sederhanakan menjadi 10 item," kata Pengelola Objek Wisata Pantai Parangtritis Triwaldiyana di Bantul, Kamis (18/6).

Menurutnya, beberapa item yang harus dipenuhi dalam SOP protokol kesehatan itu salah satunya yang utama adalah sebelum membuka objek wisata untuk wisatawan, sarana dan prasarana harus dilakukan sterilisasi terlebih dulu dengan penyemprotan disinfektan.

Advertisement

"Harus sterilisasi dulu dengan penyemprotan disinfektan, kemudian dari masing-masing si pengelola harus sehat, memakai masker. Jadi yang pertama utamanya kita dulu selaku pelaku wisata, baru kemudian kondisi fisik," ujarnya.

Dia mengatakan, setelah itu baru pada upaya untuk memastikan kondisi kesehatan pengunjung dan masyarakat pelaku wisata yang membuka usaha di kawasan wisata, mengingat ada ribuan orang pelaku usaha yang menggantungkan pendapatan dari jasa usaha pariwisata.

"Pengunjung itu kan banyak sekali, termasuk kami kan banyak kelompok usaha warung, ada usaha bendi, sewa payung dan lain-lain, ada sekitar 30 usaha kelompok usaha di Pantai Parangtritis, makanya kami juga kerepotan juga dengan ribuan para pelaku wisata di sini," jelasnya seperti dilansir dari Antara.

Advertisement

Oleh karena itu, kata dia, sebelum membuka secara resmi objek wisata Parangtritis untuk wisatawan, diperlukan kesiapan sumber daya manusia (SDM) pelaku wisata dan masyarakat yang menggantungkan sektor perekonomian di kawasan wisata, termasuk sarana prasarana dan fasilitas pendukung.

"Kalau tuntutan warga itu (wisata Parangtritis) segera dibuka, tapi saya selalu ingatkan ke warga dan semua itu saya kembalikan ke masyarakat sendiri, kalau memang sudah siap, tentu pemerintah akan membuka seperti yang disampaikan kepala dinas," terangnya.

Dia mengatakan, karena itu pengelola wisata sebagai perwakilan dari pemerintah selalu memberikan ketegasan kepada masyarakat pelaku wisata, karena kunci pembukaan objek wisata di saat pandemi wabah virus corona ini adalah kesiapan dari masyarakat itu sendiri.

"Jadi kaitan bagaimana menyiapkan sarana dan prasarana yang harus dipenuhi, seperti fasilitas cuci tangan dengan air mengalir pakai sabun, pemakaian masker, dan jaga jarak ini kita bertahap, karena jumlah para pelaku wisata di sini (Parangtritis) ribuan," tutupnya.

Baca juga:
Monas Dibuka 20 Juni, Ini Akses Keluar dan Masuknya
1.884 Wisatawan Kunjungi Kepulauan Seribu
Cegah Penyebaran Covid-19, Kawasan Wisata Baduy Masih Ditutup
Selama PSBB Transisi, Mobil Wisata Monas Berhenti Beroperasi
129 Lokasi Pariwisata dan Hiburan di Jakarta Lakukan Pelanggaran Selama PSBB
Objek Wisata Danau Toba akan Dibuka Bertahap Mulai Juli 2020

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.