Pemukul PNS Kaltim pakai palu hingga tewas diduga idap gangguan mental
Pemukul PNS Kaltim pakai palu hingga tewas diduga idap gangguan mental. Menurut Vendra, perubahan perilaku juga dari keterangan mandor bangunan. Pelaku mengalami perubahan sikap dalam beberapa pekan ini.
Sarifuddin (52), pemukul kepala PNS Disnakertrans Kaltim, Muhammad Riharja (38) hingga tewas, menggunakan palu masih dirawat di RSUD AW Syachranie Samarinda. Dia diduga mengidap Skrizofrenia.
Skizofrenia adalah gangguan mental kronis yang menyebabkan penderitanya mengalami delusi, halusinasi, pikiran kacau, dan perubahan perilaku.
"Menurut yang bersangkutan, dia seperti dalam gangguan. Pikiran itu, seolah dikejar-kejar dia melakukan pencurian, seolah dia tersangka pencurian," kata Kapolresta Samarinda Kombes Vendra Riviyanto, ditemui merdeka.com, di kantornya, Selasa (17/7).
"Teman-teman bisa perhatikan, kemungkinan Skizofrenia. Itu gangguan sesaat atau gangguan pikiran, yang bisa berdampak ke kejiwaan. Itu gangguan perilaku," ujar Vendra.
Vendra menerangkan, Sarifuddin tidak akan diobservasi dalam waktu dekat. "Saat ini, jangka pendek, kita sembuhkan lukanya dulu. Setelah itu, kita observasi, dan periksa singkat. Kalau penuhi syarat, ya saya tahan," tegas Vendra.
"Pelaku tidak mengenal korban. Dari catatan dan laporan Polsek Samarinda Kota, dia pernah keluar dari Lapas, setelah menjalani hukuman 1 tahun penjara. Apa kasusnya, silakan cek ke Polsek ya," tambah Vendra.
Menurut Vendra, perubahan perilaku juga dari keterangan mandor bangunan. Pelaku mengalami perubahan sikap dalam beberapa pekan ini.
"Kalau pekerjaaanya wajar. Maka tadi itu, gangguan perilaku sesaat dan permanen muncul setelah beberapa minggu ini," ungkap Vendra.
"Tekanan muncul justru datang dari alam pikiran. Beberapa waktu lalu, dituduh sebagai pelaku pencurian. Apakah tuduhan itu dari tempat dia (pelaku) bekerja, saya belum dalami itu," terang Vendra.
Sarifuddin sampai kini masih dirawat di RSUD AW Syachranie Samarinda. "Sekarang dirawat AWS. Ada 4 personil Polres yang menjaga," demikian Vendra.
Diketahui, Muhammad Riharja tewas usai dihantam palu pria tidak dikenal, Senin (16/7) sore, di simpang tiga Jalan Pelita-Jalan Kemakmuran, tidak jauh dari kantornya Disnakertrans Kaltim di Jalan Kemakmuran, Samarinda. Lantaran juga mengancam palu petugas, Sarifuddin yang kesehariannya buruh bangunan itu, ditembus dengan 2 tembakan di kaki.
Baca juga:
PNS di Kaltim tewas usai kepala dipukul palu oleh kuli bangunan
Kronologi PNS Kaltim tewas setelah empat kali dihantam palu
Tembak pelaku yang hantam PNS Kaltim dengan palu, Kapolres tegaskan sesuai prosedur
Buntut tewasnya pelajar SMA di Bogor, nongkrong di atas jam 23.00 akan dibubarkan
Tahanan eks PNS tewas di tahanan, 13 orang jadi tersangka penganiayaan