LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Pemesanan tiket kereta api Lebaran di Medan masih sepi

Kenaikan tarif sebesar 17-38 persen terjadi pada kereta api kelas bisnis dan eksekutif.

2012-07-30 13:53:21
mudik
Advertisement

Hingga tiga pekan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1433 H, pemesanan tiket kereta api di Sumatera Utara masih tergolong minim. Reservasi tiket masih sekitar 30 persen dari yang tersedia.

"Sampai saat ini, tiket untuk keberangkatan H-3, H-2, dan H-1 masih tersedia 70 persen. Saya tidak tahu apakah ini tradisi warga di Sumut, tidak memesan tiket terlebih dahulu atau bagaimana", ujar Kepala PT KAI Divre I Sumut dan NAD, Nasyir di Medan, Senin (30/7).

PT Kereta Api Indonesia Divre I Sumut dan NAD hanya menyediakan 12.972 tempat duduk per hari pada angkutan Lebaran. Kapasitas ini didukung 29 unit lokomotif, 63 kereta, dan 2 KRDI yang akan melayani semua rute dari Medan ke daerah-daerah lain di Sumut.

Tiket sudah bisa dipesan sejak sekitar 90 hari sebelum keberangkatan. Satu orang hanya diperkenankan membeli 4 tiket.

Nasyir memastikan, tidak ada kenaikan tarif tiket kereta ekonomi pada musim mudik ini. Kenaikan tarif hanya terjadi untuk kereta kelas bisnis dan eksekutif yakni sebesar 17-38 persen.

Berdasarkan pengalaman, Nasyir memperkirakan lonjakan penumpang KA akan terjadi sejak H-3. Meski demikian, mereka berkomitmen tidak lagi memperkenankan kereta api membawa penumpang melebihi kapasitas tempat duduk.

"Tahun lalu masih ada gerbong kapasitas 100 mengangkut sampai 150 orang, tahun ini hal tersebut tidak akan terjadi lagi," imbuhnya.

Sementara itu, tim dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan telah melakukan pengecekan kecakapan para masinis di PT KAI Divre I Sumut dan NAD. Langkah ini dinilai perlu untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan akibat human error, apalagi hanya 98 dari 372 perlintasan KA di Sumut yang dijaga.

PT KAI Divre I Sumut dan NAD juga mempersiapkan Alat dan Material Untuk Siaga (AMUS) pada titik-titik rawan banjir maupun longsor seperti di Tebing Tinggi, Kisaran, dan Rantau Parapat.(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.