LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Pembangunan Markas Yon TP Ditolak Warga, TNI Janji Tempuh Cara Humanis

TNI mengakui pembangunan sejumlah markas batalyon Tim Pertempuran atau Yon TP di sejumlah titik mengalami penolakan warga.

Selasa, 09 Jun 2026 16:57:05
tni
Pembangunan Markas Yon TP Ditolak Warga, TNI Janji Tempuh Cara Humanis (merdeka.com)
Advertisement

Kapuspen TNI Brigjen TNI Muhammad Nas mengamini, pembangunan markas dari Batalyon Tim Pertempuran atau Yon TP di sejumlah titik di wilayah tidak berjalan mulus. Adanya tanah atau kawasan mendapat penolakan dari masyarakat karena dinilai sebagai wilayah adat mereka.

Namun menurut Nas, semua dikondisikan melalui dialog dan dilakukan secara humanis. Dia menegaskan, TNI tidak bersikap represif dalam membangun markas yang bertujuan memberi rasa aman kepada rakyat.

"Jadi yang kita laksanakan adalah pendekatan secara humanis, secara kemanusiaan, secara data dan fakta kita sampaikan. Artinya kenapa masyarakat menolak itu, karena merasa dirugikan. Tapi yang pasti, kami TNI menempatkan, menentukan lokasi Yon TP itu berdasarkan data dari pemerintah daerah. Bukan kami yang menunjuk titiknya," kata Nas di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (9/6/2026).

Di Luar Kuasa TNI

Nas menjelaskan, TNI pada prinsipinya hanya menyerahkan informasi bahwa ada daerah mana yang akan dibangun berdasarkan rencana strategis yang dibuat. Kemudian, pemerintah daerah sebagai penentu tempatnya. Bahkan sampai nama dari markasnya pun akan ditentukan pemerintah daerah.

Advertisement

"Sampai-sampai namanya pun Yon TP itu ditentukan oleh pemerintah daerah atau tokoh adat di sana. Jadi hal yang kita lakukan adalah pendekatan secara humanis, menjelaskan kepada masyarakat," jelas Nas.

Terkait resistensi warga, Nas menegaskan menjadi hal di luar kuasa prajurit TNI. Namun dipastikan pihaknya akan terus berdialog untuk menjelaskan kepada masyarakat yang menolak secara baik.

Advertisement
Advertisement

"Ya pendekatan. Yang paling utama. Pendekatan, menjelaskan kepada masyarakat kita itu tentang status tanah itu," kata dia.

Berita Terbaru
  • Polisi Kantongi Identitas Terduga Pembunuh Bocah di Sragen, Ini Dugaan Penyebab Korban Meninggal Dunia
  • Pembangunan Markas Yon TP Ditolak Warga, TNI Janji Tempuh Cara Humanis
  • IEG Sosialisasikan Lisensi Nonton Bersama Resmi di Malang, Perkuat Ekosistem Legal Jawa Timur
  • Kasus Kekerasaan di Daycare, Komisi VIII Tegaskan Perlindungan Anak Jadi Prioritas
  • Harapan Terakhir Nadiem Makarim Bebas Murni
  • batalyon tp
  • berita update
  • kapuspen tni
  • tni
Artikel ini ditulis oleh
Editor Pandasurya Wijaya
M
Reporter Muhammad Radityo Priyasmoro
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.