Pemancar sinyal darurat Sukhoi tidak bekerja
Berita Indonesia cepat, aktual, serius, unik, dan baru: Untuk memastikan rusak tidaknya ELT pesawat Sukhoi Superjet 100, Daryatmo mencoba berkoordinasi dengan SAR Singapura.
Tim SAR masih belum menemukan secara pasti dimana lokasi pesawat Sukhoi Superjet 100 yang hilang sejak kemarin. Diduga, emergency locator transmittor (ELT) pesawat tersebut tidak bekerja atau rusak.
"Emergency locator transmitter (ELT) frekuemnsi 406 tidak bekerja. Saya juga tidak mengerti kenapa tidak bekerja," kata Kepala Basarnas Marsekal Madya Daryatmo di Lanud Halim Perdanakusuma, Kamis (10/5).
Untuk memastikan rusak tidaknya ELT pesawat Sukhoi Superjet 100, Daryatmo mencoba berkoordinasi dengan tim SAR Singapura dan Malaysia. Namun ternyata di dua negara tersebut juga tidak menangkap sinyal Sukhoi yang jatuh.
"Untuk memastikan itu kami berkoordinasi dengan rescue Singapura dan Malaysia, ternyata mereka juga tidak mendeteksinya," ujarnya.
Dia menambahkan, mekanisme bekerjanya sinyal yang dipancarkan ILT akan ditangkap oleh penangkap sinyal terdekat, tidak hanya di lokasi sekitar tetapi mencakup negara yang berdekatan. "Dipastika ternyata negara tetangga tersebut tidak menangkap adanya sinyal ELT tersebut," tutupnya.(mdk/has)