LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Merasa tak bersalah, Abraham desak penyidik tunjukkan dokumen asli

Kami akan mendesak untuk menunjukkan dokumen asli yang selama ini dijadikan alat bukti Kepolisian.

2015-04-28 02:48:00
Abraham Samad
Advertisement

Mantan ketua non-aktif Komisi Pemberantasan Korupsi, Abraham Samad, yang terganjal kasus pemalsuan dokumen mempertanyakan alat bukti dari penyidik terkait keaslian dokumen. Melalui kuasa hukumnya, Abraham meminta keaslian dokumen atas kasus yang dihadapinya.

"Kami akan mendesak untuk menunjukkan dokumen asli yang selama ini dijadikan alat bukti Kepolisian apabila nantinya itu diperlukan," kata anggota tim hukum, Kadir Wakonubun di Makassar, Senin (27/4), seperti dilansir Antara.

Wakil Direktur Anti-Corupption Committe (ACC) Sulawesi ini melanjutkan, akan melakukan perlawanan apabila kliennya ditahan pada pemeriksaan lanjutan Selasa (28/4) dini hari Polda Sulselbar. Apabila Abraham ditahan, maka berita acara pemeriksaan tidak akan ditandatangani karena tak ada alasan menahan dan Abraham selalu kooperatif.

"Kami sepakat mengambil langkah taktis bila mana itu terjadi, namun kami yakin Abraham tidak akan ditahan," tuturnya bersama tim hukum di kantor ACC.

Saat ini ada 20 orang tim hukum yang akan mendampingi Abraham saat pemeriksaan lanjutan, dua orang dari kuasa hukum KPK, satu orang internal KPK dan satu orang tim taktis dari Jakarta. Sisanya berasal dari Makassar.

Johanes Gea, tim hukum dari Jakarta, meminta dukungan publik atas kasus yang menimpa Abraham. Dia melihat kasus ini terkesan dipaksakan.

"Kita terus menggalang dukungan publik, karena kita merasa kasus ini aneh, persiapan tim sudah dimatangkan apabila Pak Abraham ditahan," tambahnya.

Dia menambahkan, 80 tim kuasa hukum dilibatkan untuk mencari kebenaran dari kasus yang dihadapi Abraham Samad. Apalagi, kasus ini terindikasi politik.

"Kalaupun ditahan apa dasarnya, tentunya kita akan protes penahanan tersebut. Masyarakat jangan dibuat marah pada persoalan ini, kendati Presiden Jokowi sudah menyetop agar tidak ada kriminalisasi lagi. Dan berharap pemanggilan ini yang terakhir, jangan lagi ada kepentingan politik apalagi dendam" tegasnya.

Sebelumnya Abraham telah menjalani pemeriksaan yang pertama pada Selasa 24 Februari lalu dan hanya menjawab 15 pertanyaan karena Abraham mengalami sakit maag sehingga dihentikan. Abraham yang kini tersandung kasus dugaan pemalsuan administrasi kependudukan saat pengurusan passport karena memalsukan namanya dalam Kartu Keluarga dan KTP pada tahun 2007.

Baca juga:
Jadi Kapolri, Badrodin tetap lanjutkan kasus Samad dan BW
KPK diobok-obok, ide bikin perwakilan di daerah mandek
Wakapolri sebut kasus Samad & BW dilanjutkan
Abraham: Saya lebih baik diam, ini sebuah pelajaran
Kabareskrim sebut penundaan kasus BW dan Samad tunggu berkas rampung

(mdk/tyo)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.