LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Menyamar jadi pembeli, polisi tangkap tiga remaja jual celurit di Bogor

Menyamar jadi pembeli, polisi tangkap tiga remaja jual celurit di Bogor. Kepala Satuan Reskrim Polresta Bogor Kota Kompol Agah Sonjaya mengatakan, polisi harus menyamar sebagai pembeli dalam membongkar kasus tersebut. Polisi menyita sebuah celurit sebagai barang bukti transaksi penjualan itu.

2018-07-19 04:31:00
Kenakalan Remaja
Advertisement

Tiga remaja ditangkap anggota Satuan Reskrim Polresta Bogor Kota karena kedapatan menjual senjata tajam jenis celurit via online. Ketiga remaja diamankan di kawasan Perumahan Bogor Nirwana Residence (BNR), Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Rabu (18/7) siang.

Kepala Satuan Reskrim Polresta Bogor Kota Kompol Agah Sonjaya mengatakan, polisi harus menyamar sebagai pembeli dalam membongkar kasus tersebut. Polisi menyita sebuah celurit sebagai barang bukti transaksi penjualan itu.

"Kita pancing dengan nyamar sebagai pembeli. Transaksi deal, terus janjian COD di BNR. Mereka jual Rp 200 ribu untuk satu buah celurit," kata Agah.

Advertisement

Agah menyebut, ketiga pelaku tersebut langsung dibawa ke Mapolresta Bogor Kota untuk dimintai keterangan maupun identitasnya. Dia pun mengimbau kepada orang tua dan guru untuk selalu mendampingi dan mengarahkan anak-anaknya supaya tidak terjerumus perbuatan tak baik.

"Kita belum bisa menentukan proses hukumnya, karena kan belum terbukti senjata itu digunakan untuk kejahatan atau tidak. Mereka baru sebatas menjualnya," tandasnya.

Baca juga:
Diminta bubar tak mau, gerombolan pemuda ngacir saat polisi tembakkan gas air mata
Bentrok peserta SOTR di Jaksel, pemuda tewas dibacok di punggung
Berkas kasus penghina Jokowi sudah lengkap, polisi segera serahkan RJ ke Kejaksaan
'Jangan remehkan ancaman kejahatan dengan alasan sekadar iseng'
Polisi sebut proses hukum remaja penghina Jokowi disesuaikan sistem peradilan anak
Diduga hendak tawuran delapan remaja mabuk diciduk polisi
Hamil 6 bulan, Dila nekat 'ngelem' dan kabur dari Bukittinggi ke Padang

Advertisement
(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.