LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Menteri PPPA Ungkap Faktor Ekonomi Sebabkan Kekerasan Terhadap Perempuan

Terlebih menurutnya pada masa pandemi Covid-19 ini, jurang ketidaksetaraan gender antara laki-laki dan perempuan semakin parah.

2021-08-05 17:38:02
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
Advertisement

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga mengatakan ketidakberdayaan ekonomi pada perempuan dapat menyebabkan terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan anak, perdagangan orang, perkawinan anak serta mendorong munculnya pekerja anak.

"Ketahanan ekonomi perempuan adalah hulu dari berbagai permasalahan yang terjadi pada perempuan," kata Menteri PPPA dalam acara "Peluncuran Program Pelatihan Kewirausahaan Berperspektif Gender Bagi Perempuan Rentan dan Program Pelatihan Kepemimpinan Perempuan Perdesaan" yang digelar secara daring di Jakarta, Kamis (5/8).

Terlebih menurutnya pada masa pandemi Covid-19 ini, jurang ketidaksetaraan gender antara laki-laki dan perempuan semakin parah. "Ini jadi keprihatinan bagi kita semua," kata dia.

Advertisement

Padahal menurut dia, perempuan memiliki potensi besar untuk berpartisipasi dalam pembangunan.

Bintang mencontohkan budaya patriarki di Indonesia cenderung menutup akses terhadap perempuan untuk ikut berperan maupun menikmati hasil pembangunan.

"Proses-proses pengambilan keputusan juga belum semuanya berperspektif gender sehingga kebutuhan perempuan kerap tidak terakomodir," katanya.

Advertisement

Dia mengatakan potensi perempuan harus dimaksimalkan untuk menutup jurang ketidaksetaraan tersebut.

"Potensi perempuan untuk jadi pemimpin harus dapat didukung untuk mempersempit bahkan menutup jurang ketidaksetaraan antara perempuan dan laki-laki," katanya.

Pada Kamis, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak meluncurkan program pelatihan kewirausahaan berperspektif gender bagi perempuan rentan dan program pelatihan kepemimpinan perempuan perdesaan. Program pelatihan ini bertujuan untuk mendukung pemberdayaan perempuan dan kesetaraan gender.

Baca juga:
YLBHI Bali: Mayoritas Kasus Kekerasan Seksual Perempuan Terjadi di Lingkungan Kampus
Data YLBHI: Sepanjang 2020, Sebanyak 239 Perempuan Jadi Korban Kekerasan
Kesal Diomeli, Pria di OKU Siram Wajah Istri Pakai Air Mendidih Saat Tidur
Satpol PP Arogan Pukul Pasutri di Gowa Membela Diri, Ngaku Dilempar Botol Duluan
Momen Satpol PP Arogan Digiring ke Tahanan, Tertunduk Lesu
Usai Kena Bogem Mentah Satpol PP, Wanita Hamil ini Alami Kontraksi saat Lapor Polisi

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.