Manuver Ahok tolak Boy Sadikin jadi cawagub DKI
Berikut manuver Ahok tolak Boy jadi wakilnya:
Sejak Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dilantik sebagai gubernur DKI Jakarta beberapa waktu lalu, bursa calon pendampingnya menjadi pembahasan hangat di Balai Kota. Isu Boy ditunjuk PDIP jadi cawagub membuat Ahok gerah. Dia segera menemui Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri di rumah, Jl Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat. Ahok tak masalah jika Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri merestui Boy Sadikin sebagai calon wagub DKI Jakarta. Namun berdasarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2014, kewenangan menentukan wagub DKI Jakarta menjadi kewenangan gubernur DKI Jakarta. "Saya sudah mengajukan (nama) profesional ke Bu Mega," ungkap Ahok. Ahok mengungkapkan, saat ini dirinya hanya butuh seorang wagub DKI Jakarta yang dapat memahami Jakarta sehingga dapat bekerja cepat. Sementara Boy, dinilainya belum memiliki kapasitas tersebut, walaupun sudah pernah menjadi anggota DPRD DKI Jakarta. Usai bertemu Mega, Ahok kembali menegaskan bahwa dirinya mendapat restu untuk memilih cawagub lain di luar nama Boy Sadikin. "Beliau serahkan kepada saya," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (27/11).
Nama politikus PDIP Boy Sadikin, digadang kuat bakal menjadi partner Ahok memimpin Jakarta di sisa periode kepemimpinan hingga 2017. Bahkan mantan Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo mengatakan Ketum PDIP Megawati telah merestui Boy.
Namun sepertinya Ahok enggak 100 persen sreg dengan sosok Boy Sadikin. Buktinya sejumlah manuver dia lakukan agar memilih cawagub lain yang lebih sesuai dengan dirinya.
Berikut manuver Ahok tolak Boy jadi wakilnya:Temui Megawati
"Saya minta waktu sama Bu Mega. Kan saya deket secara pribadi dengan beliau, dapat simpang siur justru dari berita kalian, bilang PDIP mengusulkan satu nama, Boy Sadikin. Saya juga kaget, yang usulkan wagub kan bukan partai, tapi saya, enggak ada hubungan dengan partai. Jadi saya perlu tanya kepada beliau," kata Ahok.Sodorkan calon lain ke Mega
Menurut Ahok, meski kali ini berseberangan dengan Megawati soal calon wakil wagub, hubungan mereka tetap baik-baik saja. Ahok pun mengaku sudah memberikan nama profesional pilihannya untuk menjadi pendampingnya nanti.Boy kurang pengalaman
"Baik saja sama Pak Boy. Cuma saya berpikir kalau mau kerja lebih cepat harusnya memang pilih yang sudah pengalaman di DKI," kata Ahok saat ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Kamis (27/11).Dapat restu Mega untuk pilih yang lain