Mahasiswa Kedokteran di Tangerang Diminta Jadi Relawan Tangani Covid-19
Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, merekrut calon relawan kesehatan untuk diperbantukan dalam penanganan Covid-19. Perekrutan relawan kesehatan itu melibatkan mahasiswa kedokteran dan alumni serta CPNS kesehatan.
Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, merekrut calon relawan kesehatan untuk diperbantukan dalam penanganan Covid-19. Perekrutan relawan kesehatan itu melibatkan mahasiswa kedokteran dan alumni serta CPNS kesehatan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Maesal Rasyid menegaskan, perekrutan calon relawan kesehatan itu, melibatkan semua universitas jurusan kedokteran di Kabupaten Tangerang.
"Mereka (mahasiswa kedokteran) kita minta bisa mengajak para mahasiswa dan para alumni untuk membantu menjadi relawan di Kabupaten Tangerang," kata Maesal, Kamis (8/7).
Maesal mengaku, juga telah menjalin komunikasi kepada sejumlah perguruan tinggi swasta di wilayah kabupaten Tangerang, untuk bisa membantu pelayanan vaksinasi.
"Pada pelaksanaan vaksinasi, kami juga sudah lakukan komunikasi untuk perbantuan relawan tenaga kesehatan yang ada di universitas pada wilayah Kabupaten Tangerang, seperti Universitas Atmajaya, UPH yang memiliki sertifikasi, sudah kami rekrut," terang dia.
Dia juga memastikan, para CPNS dan Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (CP3K) sangat diharapkan partisipasinya dalam pemenuhan kebutuhan tenaga medis di kabupaten Tangerang.
"Kita juga sedang membuka formasi yang diberikan pemerintah pusat terkait dengan tenaga kesehatan yang akan dijadikan sebagai CPNS dan CP3K. Hal ini dapat membantu pemulihan Covid-19 di Kabupaten Tangerang dalam jangka panjang," kata Maesal.
Sekarang ini tenaga kesehatan di Kabupaten Tangerang, berjumlah 10 ribu orang. Mereka bekerja pada sejumlah fasilitas kesehatan seperti puskesmas dan rumah sakit yang ada.
Baca juga:
Pemerintah Sediakan Layanan Pencari Lokasi Vaksinasi Terdekat, Berikut Caranya
Ombudsman DKI Minta Kemenkes Turunkan Tarif Swab Antigen
NasDem Tolak Usulan RS untuk Pejabat: Semua Sama, Tak Perlu Ada Perlakuan Istimewa
24 Pegawai Pemkot Makassar Positif Covid, Balai Kota Lockdown
Menko Luhut Minta Pengadaan & Penambahan Kapasitas Oksigen Pasien Covid-19 Dipercepat
Soal Usulan RS Khusus Pejabat, Demokrat Ingatkan Situasi Negara Sedang Berat
Golkar Tolak RS Khusus Pejabat: Semua Dapat Perlakuan Sama