Luhut minta menteri di bawah Polhukam tak asal beri pernyataan
Luhut ingin antar menteri berkoordinasi sebelum mengeluarkan statement di media massa.
Presiden Joko Widodo mencopot Politikus NasDem Tedjo Edhy Purdijatno sebagai Menko Polhukam. Sebagai pengganti Tedjo, Presiden Jokowi menunjuk Luhut Panjaitan yang saat ini juga masih menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan.
Luhut mengatakan, dirinya akan segera melakukan koordinasi dengan menteri-menteri di bawah Menko Polhukam. Sebab, kata Luhut, sejauh ini kementerian-kementerian di bawah Menko Polhukam di dalam mengeluarkan pernyataannya tidak saling koordinasi.
"Saya kira kita akan coba koordinasi semua kementerian di bawah saya untuk statementnya terkoordinasi dengan baik sehingga tak ada penafsiran di lapangan," kata Luhut di Istana, Jakarta, Rabu (12/8).
Menurut Luhut, sektor ekonomi saat ini menjadi salah satu yang disoroti. Karena dirinya paham akan dunia ekonomi, Luhut akan mengaitkan antara bidang hukum dan ekonomi.
Ketika disinggung apakah dirinya sudah menjalin komunikasi dengan Tedjo, Luhut mengaku belum melakukannya. "Nanti saya tanya," tandasnya.
Baca juga:
Ini alasan Jokowi rombak kabinetnya yang berumur 10 bulan
Soal reshuffle, Romahurmuziy akui butuh perbaikan di sektor ekonomi
Isi posisi Luhut, Jokowi bakal angkat Plt Kepala Staf Kepresidenan
Hipmi berharap menteri baru berhenti menyalahkan ekonomi dunia
Pramono diyakini bakal jadi kekuatan baru di pemerintah Jokowi
Dimusuhi PDIP, Rini Soemarno ternyata malah aman dari reshuffle
Hanya Puan Menko yang tak dicopot Jokowi