Korban meninggal heli Basarnas jatuh 8 orang
Helikopter Basarnas jenis AS365N3 Dauphin jatuh usai menabrak tebing di perbukitan Gunung Butak, Desa Canggal, Kecamatan Candiroto, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.
Helikopter Basarnas jenis AS365N3 Dauphin jatuh usai menabrak tebing di perbukitan Gunung Butak, Desa Canggal, Kecamatan Candiroto, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Djarot Padakova menyatakan delapan penumpang dan awak dalam helikopter tersebut meninggal dunia.
"Korban meninggal berhasil dievakuasi lima orang setelah berhasil dievakuasi dalam kondisi terjepit bangkai heli Basarnas," ungkap Djarod kepada merdeka.com di Tempat Kejadian Perkara (TKP) heli Basarnas jatuh menabrak Gunung Butak, Desa Canggal, Kecamatan Candiroto, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Minggu (2/7) malam.
"Tiga orang yang sebelumnya sudah berhasil dievakuasi sudah masuk ke Rumah Sakit Temanggung (RSUD Temanggung). Saat ini dalam proses identifikasi terhadap jenazahnya," terang Djarot.
Sebelumnya, berdasarkan kesaksian warga Desa Canggal, Candiroto, Temanggung, yang sempat ke lokasi jatuhnya helikopter Basarnas di wilayah Canggal, pesawat terbelah menjadi dua bagian.
Warga Canggal, Rozin di Temanggung, menuturkan, sebelum kejadian pihaknya sempat menyaksikan helikopter warna oranye terbang di atas desa. Beberapa saat kemudian terdengar suara gemuruh dan benturan keras.
Baca juga:
Basarnas: Korban meninggal helikopter jatuh 4 kru dan 4 rescue
Basarnas tegaskan heli jatuh berisi 8 orang, ini identitasnya
8 Korban tewas helikopter Basarnas diidentifikasi di RS Bhayangkara
Tangisan keluarga warnai identifikasi 8 jenazah korban heli Basarnas
Kapolri sebut helikopter Basarnas berfungsi sebagai ambulans udara