Kisah Miyazaki Maru dan Tjipetir yang bikin heboh Eropa
Delapan orang meninggal saat kapal selam Jerman terpedo Miyazaki Maru.
Setelah puluhan tahun menjadi misteri, lempengan karet jenis lateks yang mengapung di sepanjang pantai Eropa yang bertuliskan 'Tjipetir' akhirnya terpecahkan. Lempengan yang selama ini diduga berasal dari manifes Titanic, yang tenggelam pada 1912, ternyata berasal dari kapal Jepang Miyazaki Maru.
Seperti dikutip wrecksite.eu, Kamis (4/12), Miyazaki Maru karam setelah ditembak dengan terpedo oleh kapal selam U-88 milik Jerman di 241,5 km sebelah Barat kepulauan Scillia pada 31 Mei 1917. Dalam serangan tersebut, delapan orang meninggal.
Ketika ditenggelamkan, Miyazaki Maru dalam perjalanan dari Yokohama menuju London. Salah satu muatan kapal seberat 8.520 ton tersebut adalah lempengan karet lateks yang diproduksi oleh Gutta Percha Cipetir yang berada Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi.
Miyazaki Maru diproduksi pada 1908 dengan dimensi 141.7 x 17.3 x 10.5 meter. Kapal tersebut memiliki kecepatan hingga 16.4 knots.
Sebelumnya lempengan lateks bertuliskan 'Tjipetir' diduga merupakan manifes kapal Titanic. Lempengan tersebut tersebar di sepanjang Eropa utara, mulai dari Inggris Spanyol, Prancis, Belgia, Belanda, Denmark, hingga Swedia.(mdk/tts)