LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kisah Jenderal Susno dan Herman Saren menolak dieksekusi

Dalam eksekusi tersebut, Herman sempat melakukan perlawanan dengan mengeluarkan senjata api miliknya.

2013-04-25 09:17:52
Kasus Susno Duadji
Advertisement

Mantan Kabareskrim Komjen Susno Duadji menolak dieksekusi pihak kejaksaan. Susno bahkan meminta perlindungan dari Polda Jawa Barat agar dirinya tidak dieksekusi terkait kasus dana pengamanan Pilkada Jabar.

Susno dan kuasa hukumnya berdalih kejaksaan tidak bisa mengeksekusinya lantaran dalam putusan kasasi Mahkamah Agung tidak mencantumkan penahanan pada dirinya. Atas hal itulah Susno bersikukuh bahwa dirinya tidak bisa dieksekusi oleh kejaksaan.

Bahkan Susno meminta bantuan satu kompi polisi dari Polda Jawa Barat untuk mencegah eksekusi tersebut. Dan hingga saat ini drama eksekusi terhadap jenderal Susno pun belum berakhir. Meski demikian pihak kejaksaan berjanji akan tetap mengeksekusi Susno.

"Kita tetap akan melaksanakan eksekusi, sesuai pasal 270 KUHP. Putusan punya kekuatan hukum tetap. Jaksa sebagai eksekutor harus melaksanakan," ujar Kasi Intel Kejati DKI Jakarta, Firdaus D Wilmar, kemarin Rabu (25/4).

Kisah jenderal enggan dieksekusi bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya Brigjen TNI Purnawirawan Herman Saren Sudiro juga pernah menolak ketika akan ditangkap oleh aparat Pomdan Jaya.

Saat itu, pihak Pomdam yang sudah mengepung rumah Herman pada Senin (18/01/10) pagi. Dalam eksekusi tersebut, Herman sempat melakukan perlawanan dengan mengeluarkan senjata api miliknya.

Herman sendiri ditangkap karena diduga menggelapkan aset milik Mabes TNI. Oditur Mayor Wildar Boy, Perwira dari Mahkamah Militer Tinggi mengatakan, Herman Saren Sudiro dijemput paksa karena harus menjalani proses hukum di Mahkamah Militer.

Jalannya eksekusi berjalan alot. Herman dikabarkan menembakkan senpi ke arah petugas dalam peristiwa tersebut karena menolak diadili. Akhirnya Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Adyaksa Dault datang ke rumah Herman. Adyaksa kemudian menjadi penengah dan berhasil membawa Herman keluar dari sarangnya di Vermon Park, Bumi Serpong Damai, Kota Tangerang Selatan.(mdk/hhw)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.