LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kinerja KPK dinilai belum memuaskan

Sejumlah kalangan menilai kinerja KPK belum maksimal. KPK baru menangkap koruptor kelas teri.

2012-06-12 14:16:35
KPK
Advertisement

Langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam memberantas korupsi cukup memuaskan. KPK berhasil mengukir prestasi dengan membongkar penggelapan uang negara oleh aparat pajak. Namun demikian, sejumlah kalangan menilai kinerja KPK belum maksimal.

"Berpijak dari pengalaman dalam persidangan korupsi yang besar kemarin, kenapa KPK hanya menyidik pada satu orang seperti Tommy? Seharusnya, yang diperiksa tidak hanya satu orang pelaku," ujar Pakar Hukum Pidana, Yenti Garnasih dalam diskusi bertajuk 'Pejabat Pajak Kelas Teri Ditangkap, Tapi Pejabat dan Penyuap Kakap Dibiarkan Gentayangan' di Jakarta Pusat, Selasa (12/6).

Yenti mengeluhkan, KPK terkesan lamban dalam melakukan penyidikan terkait beberapa kasus besar. Menurut Yenti, itu disebabkan kualitas penyidik KPK yang kurang bagus. "Saya heran kenapa kasus seperti Hambalang tidak segera tertangani. Kalau memang penyidik KPK tidak bagus, ganti saja," tegasnya.

Selain itu, Yenti menambahkan, KPK terlalu buta pada suara publik. Padahal, menurutnya, suara publik dapat membantu kinerja KPK supaya lebih baik. "Kenapa KPK tidak mau terpengaruh dengan suara publik? Padahal dalam UU Tipikor memberikan peluang bagi keterlibatan publik," tambah Yenti.

Senada dengan hal di atas, Sekjen Rumah Perubahan 2.0 Adi Masardi mengatakan kelemahan KPK memang terletak di penyidiknya. "KPK tidak lemah pada komisionernya, tetapi justru penyidiknya. Jika menangani kasus sebesar Rp 1 milyar tidak goyah, apakah akan seperti itu jika kasusnya sebesar Rp 100 milyar? Pasti goyah juga," kata Adi.(mdk/ian)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.