Ketua KPK: Jakarta pelapor gratifikasi terbanyak
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) pun mendapatkan piagam dari KPK.
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sebagai penerima gratifikasi terbanyak. Oleh karena itu Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mendapatkan piagam dari KPK.
"Piagam penghargaan Komisi Pemberantasan Korupsi, saya berikan kepada Pemerintah DKI Jakarta sebagai pelapor gratifikasi terbanyak," katanya usai menandatangani komitmen dan sosialisasi program pengendalian gratifikasi di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di Balaikota DKI Jakarta, Selasa (4/3).
Data ini dihimpun oleh KPK pada tahun 2013. Hal ini menunjukkan nilai positif dalam sistem pemerintahan. Karena menunjukkan ketatnya pengawasan terhadap pejabat negara.
"Data ini dari tahun 2013. Ini menunjukkan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang ketat semenjak di tahun ini," jelas Abraham.
Abraham sempat menyampaikan kebingungannya dengan sikap pejabat di Indonesia. Pasalnya gratifikasi merupakan kejahatan yang luar biasa di luar negeri, namun hal biasa di Indonesia.
"Kejahatan gratifikasi, atau suap menyuap, menjadi kejahatan yang luar biasa di luar negeri. Tapi anehnya di Indonesia, gratifikasi merupakan hal biasa," tutupnya.
Baca juga:
Sidang perdana kasus Century dijadwalkan 6 Maret
KPK akan segel karaoke mewah Flame milik Wawan
Kelar diperiksa KPK, Menpan RB takut suara PAN merosot
KPK akan periksa Wali Kota Serang terkait kasus Atut
KPK periksa eks bendahara umum Demokrat untuk Anas