Kerabat sebut Briptu Imam Gilang akan tunangan usai lebaran
Briptu Imam Gilang Adinata menjadi korban bom bunuh diri di Kampung Melayu dan meninggal saat menjalankan tugas. Kerabat almarhum, Wijiati (49) mengatakan, almarhum Imam usai lebaran akan bertunangan dengan kekasihnya, Dinda Venisita Verina.
Briptu Imam Gilang Adinata menjadi korban bom bunuh diri di Kampung Melayu dan meninggal saat menjalankan tugas. Kerabat almarhum, Wijiati (49) mengatakan, almarhum Imam usai lebaran akan bertunangan dengan kekasihnya, Dinda Venisita Verina.
"Habis lebaran mau tunangan sama Dinda, pacarnya," kata Wijiati usai almarhum dipulangkan ke Klaten, Jakarta, Kamis (25/5).
Menurut Wijiati, orang tua almarhum sangat berharap jika anaknya sukses dan bisa jadi orang yang membanggakan. Almarhum Imam dikenal sebagai seorang yang baik, sopan, baik kepada orang tua dan saudara.
Wijiati menambahkan, nanti malam akan diadakan pengajian di rumah almarhum Imam di Jl Kelingkit, Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan.
Sedangkan kekasih Briptu Imam, Dinda Venisita Verina terlihat tegar saat upacara pelepasan jenazah. Dinda ikut ke Klaten untuk mengikuti acara prosesi pemakaman almarhum Imam.
Bom bunuh diri di Kampung Melayu mengandaskan impiannya untuk menikah dengan kekasih hatinya. Sambil memegang bibirnya, dia tak banyak bicara. "Saya mimpi menikah," ujar Dinda.
Pertemuan terakhir Dinda dengan Imam terjadi dua pekan lalu. Sebelum peristiwa nahas itu, Imam sempat ingin ke rumah Dinda. Namun karena harus menjalankan tugasnya sebagai anggota polisi, niat itu urung dilakukan.
"Sebelumnya dia ingin ketemu sore mau ke rumah saya di Cengkareng, karena bertugas jadi enggak bisa," kata Dinda.
Baca juga:
Polisi akan dalami keterkaitan bom Kampung Melayu & ancaman NET TV
Banjir karangan bunga untuk Briptu Imam, dari Anies hingga Kapolri
Kapolda Metro sebut inisial dua terduga pelaku yakni AS dan INS
Kenangan sang ibu akan janji Briptu Taufan belikan buah durian
Pesan Anies ke orang tua korban bom: Tetap semangat dan jangan sedih
Briptu Imam Gilang sempat telepon ibunda lagi tugas jaga pawai obor
Anies Baswedan ajak rakyat Indonesia tak takut lawan aksi teror