LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kekeringan, warga Lebak jalan 4 Km untuk cari air

Warga mencari sungai untuk mengambil air. Sudah beberapa bulan sumur warga tidak ada airnya.

2012-09-11 11:06:19
Musim kemarau
Advertisement

Masyarakat Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, menyerbu sejumlah sungai karena krisis air bersih melanda daerah itu sejak beberapa bulan terakhir. Sumur milik warga sudah lama tidak mengeluarkan air.

"Kami terpaksa berjalan kaki empat kilometer menuju Sungai Ciberang untuk mendapatkan air," kata Jenal, seorang warga Calungbungur Kabupaten Lebak, Selasa (11/9). Demikian dikutip antara.

Untuk mendapatkan air bersih, masyarakat harus berjalan kaki hingga beberapa kilometer menuju Sungai Ciberang. Namun, bagi masyarakat mampu secara ekonomi mereka menggunakan sepeda motor atau membeli air galon.

"Kami setiap hari harus mendapatkan air bersih untuk keperluan mandi, cuci dan kakus (MCK)," katanya.

Begitu pula, Hamid, warga Cipanas Kabupaten Lebak mengaku dirinya setiap sore menggunakan air Sungai Ciberang untuk keperluan MCK sebab sumur timba miliknya kekeringan. Selama musim kemarau banyak masyarakat menggunakan air Sungai Ciberang karena sumur timba mengalami kekeringan.

"Kami sekali mengangkut air sungai sebanyak empat ember dengan jarak tempuh satu kilometer," kata Hamid yang menggunakan sepeda motor ini.

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Muklis mengatakan pihaknya terus mendistribusikan air bersih kepada warga yang mengalami krisis air. Pendistribusian air bersih dengan koordinasi dengan PDAM setempat ke Kecamatan Cilograng, Wanasalam, Malingping, Cibadak dan Rangkasbitung.

"Kami mencatat krisis air bersih tersebar di 17 kecamatan dan kami belum semuanya bisa memasok karena keterbatasan angkutan itu," katanya.

Berdasarkan pantauan, sejumlah sungai di Kabupaten Lebak didatangi masyarakat yang mengalami krisis air bersih dengan membawa ember untuk menampung air sungai.

Selain itu juga mereka mengangkut air sungai dengan menggunakan sepeda motor atau kendaraan lainya. Selama ini kondisi air sungai untuk kawasan hulu relatif layak digunakan MCK maupun dikonsumsi, namun wilayah hulu sudah terkontaminasi oleh pencemaran lingkungan.

(mdk/ian)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.