Kebakaran hutan di Pekanbaru diduga akibat ulah pemilik lahan
Pemilik berniat membersihkan lahan dengan cara membakar.
Kebakaran hutan dan lahan terjadi di Jalan Air Hitam, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru. Puluhan polisi dan TNI AD serta Manggala Agni yang merupakan bagian dari Satgas Darat diterjunkan memadamkan api. TNI AU Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru juga ikut memadamkan api dari udara dengan 45 kali bom air atau water Bombing.
Kapolresta Pekanbaru Kombes Tonny Hermawan menduga lahan itu sengaja dibakar oleh pemilik lahan bernama R Simanjuntak (58). Pemilik berniat membersihkan lahan dengan cara membakar.
"Lahan tersebut diperkirakan sekitar 3 hektare, hasil penyelidikan sementara, pelaku pembakaran R Simanjuntak," ujar Kombes Tonny kepada merdeka.com Kamis (11/8).
Meski api sudah padam, petugas Polisi bersama TNI dan tim Manggala Agni tetap berjaga di lokasi mencegah adanya rembesan api ke lahan lain. Lahan tersebut terbakar sejak Selasa (9/8) sore.
"Petugas juga melakukan pendinginan agar lahan gambut itu tidak menimbulkan asap," ucap Tonny.
Lahan 3 hektar tersebut disinyalir milik beberapa orang warga. Namun, R Simanjuntak membersihkan lahan dengan cara membakar sehingga menyebabkan api merembes ke lahan petani lainnya. "Saat ini kita masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus ini, sejumlah saksi sudah kita mintai keterangannya," kata Tonny.
Baca juga:
Januari-Agustus 2016, 79 petani di Riau jadi tersangka karhutla
Ombudsman usut kejanggalan SP3 15 perusahaan pembakar hutan di Riau
Usai kebakaran hutan, kawasan TNTN dikaveling orang tak dikenal
Warga kenali pembakar lahan di Pekanbaru, polisi buru pelaku
Kebun sawit 10 hektare terbakar, polisi belum tetapkan tersangka