LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kasus Covid-19 Kembali Melonjak, Menko PMK Minta Masyarakat Jangan Panik

Kasus Covid-19 di sejumlah daerah mengalami kenaikan, tak terkecuali di Sulawesi Selatan. Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy meminta masyarakat untuk tidak panik.

2021-06-11 16:39:42
Corona di Indonesia
Advertisement

Kasus Covid-19 di sejumlah daerah mengalami kenaikan, tak terkecuali di Sulawesi Selatan. Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy meminta masyarakat untuk tidak panik.

Muhadjir mengingatkan kepada masyarakat agar tidak ada pihak yang mengompori kenaikan kasus Covid-19 di sejumlah daerah. Ia mengaku meski kasus Covid-19 di sejumlah daerah mengalami kenaikan tetapi hal tersebut masih biasa saja.

"Jangan panik. Masyarakat juga jangan ngomporin bahwa kasus (Covid-19) yang betul-betul luar biasa. Sebetulnya masih biasa-biasa saja dan beberapa daerah memang mengalami kenaikan kasus cukup tajam, tetapi itu sudah ditangani Satgas Covid-19," Kata Muhadjir saat kunjungan ke Kantor Lurah Maricaya Jalan Veteran Makassar, Jumat (11/6).

Advertisement

Muhadjir mengaku sudah menerima laporan dari Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terkait penanganan Covid-19 di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Ia mengaku daerah di Jawa Tengah yang menjadi fokus penanganan Covid-19 adalah Kabupaten Kudus, sementara di Jawa Timur yakni Kabupaten Bangkalan.

"Mudah-mudahan semuanya bisa selesai dan saya mohon seluruh masyarakat khususnya yang ada di Sulsel untuk sadar betul bahwa kita belum aman, jumawa dan sombong. Karena daerah yang awalnya aman, tapi dalam waktu singkat menjadi sangat rawan (Covid-19)," tuturnya.

Ia juga mengingatkan kepada daerah, khususnya provinsi untuk tidak kendor mengingatkan warga dalam penerapan protokol kesehatan. Pasalnya, tak sedikit masyrakat kurang disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

Advertisement

"Ini masalah kedisiplinan. Memang kedisiplinan ini terkait dengan kelelahan, kebosanan. Jangan bosan melawan Covid ini, karena Covid ini menunggu kita bosan. Ini smart virus. Kalau ada smartphone, Tuhan menciptakan smart virus," ucapnya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan pada 10 Juni 2021, kasus Covid-19 di Sulsel bertambah 45 orang. Dari jumlah tersebut, Kota Makassar menyumbang kasus Covid-19 terbanyak yakni 24 orang.

Selanjutnya Kabupaten Luwu Utara sebanyak 16 orang, Bulukumba sebanyak 2 orang, Sidrap 2 orang, dan Enrekang 1 orang.

Sementara itu Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi mengatakan, capaian Pemkot saat ini tidak terlepas dari usaha dan komitmen bersama semua pihak.

"Bersama Bapak Wali Kota Makassar kami usung program Makassar Recover yang alhamdulillah disambut baik dan berjalan hingga hari ini. Komitmen semua pihak Insya Allah memudahkan kami memperbaiki roda perekonomian juga imunitas warga dari Covid-19," ucapnya.

Baca juga:
Wakil Walkot Tangsel Paksakan Ikut Rapat Sebelum Terkonfirmasi Covid-19
22 Warga Utan Kayu Selatan Positif Covid-19 Berasal dari Klaster Keluarga
Tak Percaya Hasil Tes Covid-19, Warga Desa Jemput Paksa Jenazah di RSD Kalisat Jember
Tambah 5 Orang, Klaster Gedung Sate Total 45 ASN Positif Covid-19
Ketua Satgas Covid Tinjau Kesiapan Antisipasi Lonjakan Kasus di RS Lapangan Indrapura
Sebanyak 700 Pasien Corona Dirawat di Asrama Haji Donohudan Boyolali
Warga Kudus yang Meninggal di Asrama Haji Donohudan Bertambah

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.