Kaligis curhat: Entah kenapa semua permohonan ditolak Johan Budi
OC mengeluhkan kenapa dirinya begitu susah mendapat izin dari KPK untuk berobat.
Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta memberikan izin pada Otto Cornelis Kaligis untuk berobat atas sakit yang dia keluhkan. Sejak ditahan KPK terkait kasus dugaan suap hakim dan panitera PTUN Sumut, OC memang berulang kali mengeluh sakit.
Sebelum persidangan tadi selesai, OC sempat curhat pada hakim soal perlakukan KPK terhadapnya. Termasuk penolakan KPK saat dirinya minta izin berobat di RSAPD. Padahal rumah sakit itu tempatnya dan keluarga tiap berobat.
"Saya sudah memberikan 4 surat ke KPK, tapi tidak digubris dan dikatakan Terawan tidak independen," ungkap OC di Pengadilan Tipikor, Kamis (27/8).
Brigjen dr Terawan Agus Putranto adalah dokter yang dipilih OC karena semua keluarganya pasien dari kepala RSPAD itu.
"Saya mohon majelis agar dirawat oleh dokter Terawan karena saya pasiennya dan anak yang lain dirawat di sana lebih baik," pintanya.
Dia heran kenapa KPK bisa menilai dr Terawan tak independen dan menyebut RSPAD belum lolos akreditasi. Dia pun merasa didiskriminasi saat harus menjalani pemeriksaan tak seperti tahanan lain yang mendekam di rumah tahanan (rutan) Guntur, Jakarta Selatan.
"Entah mengapa semua permohonan saya ditolak Johan Budi. Sementara sesama tahanan enggak ada yang dapat kesulitan berobat di RSPAD. Akhirnya saya diperiksa di IDI RSCM," ujarnya.
"Hanya karena akreditasi sehingga berhalangan pemeriksaan saya. Dari IDI saja heran apa hubungannya akreditas rumah sakit dengan penanganan medis dokter terhadap pasiennya," bebernya.
Padahal, kata dia, dokter yang diberikan KPK tak cukup baik memberikan perawatan padanya. Dokter KPK hanya memberikan pemeriksaan dan obat tanpa resep.
"Lalu pemeriksaan second opinion dilakukan tanpa adanya resep dan hanya pemeriksaan. Sejak 30 Juni saya enggak pernah terima obat cuma dikasih obat tekanan darah tinggi. Sampe hari ini saya sakit tapi saya malu untuk nggak datang, kalau enggak datang lagi disangka bohong sehingga nanti beritanya dipelintir media," ungkapnya.
Baca juga:
Hakim izinkan OC Kaligis berobat, sidang perdana kembali ditunda
OC ngaku sakit, sidang pembacaan dakwaan ditunda pekan depan
OC Kaligis minta rekening dibuka buat bayar gaji pegawai
Hakim PTUN Medan akui dikasih USD 2.000 oleh OC Kaligis
Hadapi sidang dakwaan, OC Kaligis panjatkan doa di ruang tahanan
Sidang molor, kubu OC Kaligis teriak-teriak desak masuk ruang sidang
Dilarang bawa tas oleh KPK, OC Kaligis curhat ke hakim