LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Istana Tanggapi Kerusuhan di Wamena: Kita Sangat Prihatin, Sungguh Prihatin

Moeldoko menjelaskan stabilitas Indonesia harus dijaga bersama. Jika Indonesia kata dia stabil maka Papua juga akan membaik kondisinya.

2019-09-24 11:53:20
Papua
Advertisement

Kepala Staf Kepresiden Moeldoko turut prihatin atas kejadian yang menjerat banyak korban terkait kericuhan dalam demonstrasi berujung anarkis di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Senin (24/9). Diketahui sebelumnya, Dandim 1702/Jayawijaya Letkol Inf Candra Dianto mengatakan satu dari 17 orang meninggal itu merupakan warga asli Papua dan 16 orang lainnya merupakan kaum pendatang.

"Bahkan kita sangat prihatin dengan kejadian yang merenggut jiwa manusia. Ini sungguh sangat prihatin, apakah itu masyarakatnya apakah itu aparatnya kita sungguh sangat prihatin," kata Moeldoko dihadapan para anggota DPRD Papua dan Papua Barat di Kantornya, Jakarta Pusat, Selasa (24/9).

Dia menjelaskan stabilitas Indonesia harus dijaga bersama. Jika Indonesia kata dia stabil maka Papua juga akan membaik kondisinya.

Advertisement

"Stabilitas Indonesia adalah stabilitas Papua, tidak ada sebuah negara manapun yang tidak stabil, bisa membangun negaranya. Juga demikian, di daerah, kalau di daerah tidak stabil maka terlalu sulit bisa membangun daerah," ungkap Moeldoko.

Diketahui sebelumnya sebanyak 17 orang dinyatakan meninggal dunia terkait kericuhan dalam demonstrasi berujung anarkis di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua. Dandim 1702/Jayawijaya Letkol Inf Candra Dianto mengatakan satu dari 17 orang meninggal itu merupakan warga asli Papua dan 16 orang lainnya merupakan kaum pendatang.

"17 orang meninggal dunia. Satu sudah dibawa keluarga. 16 masih di ruang jenazah RSUD," kata Candra seperti dikutip Antara, Senin (23/9).

Advertisement

Data terakhir aparat keamanan juga menyebutkan sebanyak 66 orang mengalami luka-luka dan dirawat di RSUD Wamena. "66 orang saat ini luka kena bacok, panah, rekoset sedang dilakukan tindakan medis," katanya.

Aparat TNI/Polri masih akan melakukan evakuasi pada Selasa (24/9), sebab diduga masih ada korban lain yang belum dievakuasi. "Evakuaasi akan kita lakukan besok sebab ada ruko/rumah yang dibakar, belum kita lakukan pemeriksaan," jelas Candra.

Baca juga:
80 Mobil, 30 Motor, 150 Rumah dan Toko Rusak Akibat Kerusuhan di Wamena
Polisi Masih Buru Pelaku Hoaks Rasisme Pemicu Rusuh di Wamena Papua
Polisi: Korban Tewas Kerusuhan Wamena 22 Orang dan 1 Kritis
16 Orang Tewas saat Kerusuhan Wamena Akibat Terjebak dalam Ruko Dibakar
Korban Tewas Kerusuhan Wamena Bertambah jadi 17 Orang, 66 Lainnya Luka Bacok
Polisi Sebut Ada Peran Benny Wenda dalam Kerusuhan Waena Papua

(mdk/rhm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.