LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ini alasan KH Hasyim Muzadi tolak Muktamar NU tandingan

Penolakan itu juga diikuti oleh KH Mustofa Bisri (Gus Mus).

2015-08-06 22:25:00
Muktamar NU
Advertisement

Sebanyak 29 Pengurus Wilayah dan 401 Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (NU) sempat berkumpul di Pesantren Tebuireng Jombang. Pertemuan yang akhirnya menjadi Forum Lintas PWNU itu sebenarnya memenuhi syarat untuk membentuk muktamar tandingan.

Namun atas berbagai pertimbangan para kiai, forum itu batal menjadi muktamar tandingan. Termasuk KH Hasyim Muzadi yang saat itu rencananya ditetapkan sebagai Rais Am juga menolak.

Penolakan itu juga diikuti oleh KH Mustofa Bisri (Gus Mus) yang ditunjuk dalam Muktamar yang digelar di Alun-Alun Jombang. Padahal saat itu Rais Am sudah dalam posisi domisioner, yang seharusnya segera dibentuk kepengurusan baru.

"Kenapa saya tidak bersedia, sekalipun di situ ada 401 cabang, sebenarnya kalau mau memilih (muktamar) sebenarnya sah. Tapi NU bisa pecah menjadi dua," kata Hasyim Muzadi di kediamannya, Kompleks Pondok Al Hikam Malang, Jawa Timur, Kamis (6/8).

Para Pengurus Wilayah saat itu, kata Hasyim, sempat diminta bergabung ke muktamar di Alun-Alun namun menolak. Karena sejak awal, mereka sudah dipersulit oleh panitia.

"Tidak mau, mereka sudah putus asa karena tidak boleh bicara. Dari pendaftaran sudah diperlakukan tidak wajar. Makanya nanti kita cari Panitia Muktamar yang normal," katanya.

Kendati Hasyim menolak muncul NU tandingan, pihaknya tidak mengakui adanya kepengurusan Said Agil Siraj. Pihaknya menyebut, NU dalam posisi vakum dan tidak memiliki Pengurus Besar (PB). Pihaknya mendorong untuk digelar muktamar kembali yang lebih baik.

"Meskipun Pengurus Besar-nya tidak ada, aktivitasnya mandek tetapi masih mungkin diproses. Nanti kalau sudah muktamar lagi akan diisi. Muktamar harus diulang kalau ingin punya PBNU," katanya.

Berbeda jika muncul dua kepengurusan NU, maka di tubuh NU akan mudah dimanfaatkan oleh pihak lain. Orang dengan mudah memporak-porandakan dan mengadudomba.

"Kalau vakum nanti bisa diisi. Tapi kalau pecah bisa dipertarungkan satu PB dengan PB yang lain. Pihak lain bisa tepuk tangan," katanya.

Baca juga:
Hasyim Muzadi sebut Muktamar NU ke 33 cacat hukum
Kader muda NU sayangkan Gus Mus mundur dari jabatan rois aam
Ada tiga kekuatan yang bermain di Muktamar NU Jombang
Ini surat pengunduran diri Gus Mus, ditulis dengan huruf arab pegon
Hasil Muktamar ke-33 NU digugat ke pengadilan

(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.