Hasil tes DNA Aa Gatot dan anak korban pemerkosaan 99% otentik
Hasil tes DNA Aa Gatot dan anak korban pemerkosaan 99% otentik. Kasus ini berawal ketika C (26) melaporkan Gatot ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya, Kamis (8/9). Dirinya mengaku kalau telah diperkosa Gatot saat usia 16 tahun hingga melahirkan anak.
Mantan Ketum PARFI, Gatot Brajamusti, dilaporkan kasus pemerkosaan oleh seorang wanita berinisial C (26). C mengaku akibat pemerkosaan itu dirinya hamil dan memiliki seorang anak dari Gatot.
Laporan C ditindaklanjuti kepolisian dengan melakukan tes DNA. Tes itu mencocokkan DNA Gatot dengan anak C. Hasilnya, ada kecocokan 99 persen.
"Hasilnya 99 persen otentik dengan DNA dari Gatot," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Awi Setiyono, saat dihubungi, Rabu (19/10).
Awi menjelaskan, meski hasil tes DNA sudah keluar, namun status Gatot dalam kasus ini masih saksi terlapor. Sebab, status Gatot baru akan ditentukan setelah penyidik dari Subdit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya melakukan gelar perkara.
"Hanya tinggal menunggu prosedur formilnya saja (status Gatot)," ujarnya.
Seperti diketahui, kasus ini berawal ketika C (26) melaporkan Gatot ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya, Kamis (8/9). Dirinya mengaku kalau telah diperkosa Gatot saat usia 16 tahun.
Baca juga:
Soal aspat, kuasa hukum tegaskan Reza korban penipuan Gatot
Pengakuan 180 derajat Reza Artamevia soal aktivitas menyimpang Gatot
Reza Artamevia kerap diminta Aa Gatot patungan beli aspat
Pengakuan Reza Artamevia sering dicekok aspat oleh Aa Gatot
Moral menyimpang sang guru spiritual Gatot Brajamusti
Polisi sebut tinggal tunggu waktu Gatot jadi tersangka pemerkosaan
Merasa tertipu, Reza Artamevia akhirnya laporkan Aa Gatot