LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Harry Truman, Mbah Maridjan versi Gunung St Helens AS

Seperti Mbah Maridjan, pria kelahiran 1896 ini dikenal publik karena pernah menolak evakuasi.

2012-05-20 15:01:06
Mistis
Advertisement

Tak hanya Indonesia, keberadaan juru kunci gunung juga berada di Amerika Serikat (AS). Dia adalah Harry Randall Truman, seorang warga AS yang tinggal di lereng Gunung St Helens, AS.

Seperti Mbah Maridjan, pria kelahiran 1896 ini dikenal publik karena pernah menolak evakuasi. Akibatnya, dia tewas akibat terjangan awan panas pada 18 Mei 1980 bersama 16 kucing peliharaannya di dalam pondok miliknya.

Truman putra pertama pasangan Newberry Truman and Rosa Belle Hardman di Ivydale, West Virginia. Ketika dewasa, Truman bergabung terdaftar sebagai 100th Aero Squadron atau pasukan ke-7 Angkatan Udara AS. Dia diberhentikan dengan hormat dari kesatuannya pada 12 Juni 1919 setelah mengalami sebuah insiden.

Setelah keluar dari dinas kemiliteran, Turman memutuskan tinggal di Riffe, Washington dan menjadi pengurus pondok Gunung St Helens. Lokasinya berada tepat di kaki gunung atau bersebelahan dengan Spirit Lake.

Dua bulan sebelum kematiannya, Truman mendadak tenar ketika Gunung St Helens mulai menunjukkan aktivitasnya. Namun, dia menolak untuk dievakuasi oleh tim SAR.

Atas tindakannya yang dinilai berani, Truman mendapatkan tawaran wawancara dari sejumlah media. Bahkan, dia beranggapan tempat tinggalnya masuk ke dalam wilayah berbahaya adalah berlebihan.

"Jika gunung itu meletus, saya ikut dengannya. Daerah ini berhutan lebat dan Spirit Lake ada di antara saya dan gunung, dan gunung berjarak bermil-mil jauhnya, gunung itu tidak akan menyakiti saya," ujar Truman kepada wartawan The Bulletins sebelum kematiannya.

Sikap Truman menolak evakuasi mendapat dukungan dari masyarakat setempat, bahkan sebanyak 56 warga ikut menemani kepergiannya saat kawasan itu diterjang awan panas.

Tak hanya itu, keluarga dan para tetangganya sempat menyebut dia sebagai pahlawan. Julukan ini sempat menjadi judul lagu dan puisi yang dinyanyikan oleh anak-anak. Di antaranya satu grup paduan suara dari Salem, Oregon.

Letusan Gunung St Helens diakui sebagai peristiwa mematikan dan paling menghancurkan dalam sejarah letusan gunung berapi di AS. Total, 57 orang tewas dan merusak 200 rumah penduduk saat gunung tersebut memuntahkan awan panas.

Selain Truman, seorang jurnalis Reid Balckburn dan ahli vulkanologi David Alexander Johnston ikut tewas dalam peristiwa itu.

Setelah kematiannya, namanya diabadikan ke dalam sebuah buku Truman of St. Helens: The Man and His Mountain yang ditulis keponakannya sendiri, Shirley Rosen. Buku ini sempat difilmkan oleh Art Carney satu tahun setelahnya.

Lokasi tewasnya Truman bersama 16 kucing peliharaannya di kaki Gunung St Helens diabadikan dengan nama Truman Trail and Harry's Ridge. Truman juga terkenal karena memiliki 16 kucing yang dianggapnya sebagai keluarga.(mdk/war)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.