Gundala pernah gapai popularitas di layar lebar
Film ini bercerita tentang ilmuwan pintar yang selalu bereksperimen mendapatkan serum untuk pecandu narkoba.
Indonesia bukannya tidak pernah melahirkan superhero. Superhero asli Indonesia Gundala Putra Petir pernah menggapai popularitas pada awal 1980-an.
Saat itu, Gundala menggapai popularitas lewat medium film layar lebar. Film Gundala disutradarai oleh Liliek Sudjio. Skenario digarap Sofyan Sjarna dan Gordon Subandono diadaptasi dari komik Hasmi.
Film ini sarat dengan bintang populer. Sebut saja Teddy Purba, WD Mochtar, Anna Tairas, August Melasz, HIM Damsjik, A. Hamid Arief, Ami Priyono, Farida Pasha.
Film ini bercerita tentang Sanjoko, ilmuwan pintar yang selalu bereksperimen untuk mendapatkan serum yang akan menyelamatkan orang orang dari kecanduan narkoba. Pada awal film itu diceritakan, Sanjoko berhasil membuat serum antipetir yang disuntikkan pada tubuhnya. Sunjoko menguji serum petir itu pada gardu listrik dengan kekuatan 5.000 volt.
Sanjoko menguji kemampuan serum yang disuntikan ke tubuhnya itu dengan memegang tegangan listrik yang sangat berbahaya. Rupanya Sanjoko baik-baik saja. Listrik yang menyengat ke tubuhnya tidak membuat dia jatuh.
Sementara itu gadis yang dicintai sanjoko yang bernama, Min sedang menunggu lama akan kedatangan Sanjoko di pesta ulang tahunnya. Dia merasa gelisah karena tidak ada kabar dari kekasihnya itu. Sanjoko terlalu sibuk untuk melakukan eksperimen tersebut untuk itu dia lupa akan hari spesial kekasihnya itu.
Setelah pesta selesai, Min pun mendatangi Sanjoko ke tempat dia bekerja, lalu gadis itu meminta kepada Sanjoko untuk mengakiri hubungannya itu. Sanjoko berusaha meyakinkan, akan tetapi Min tetap meminta putus hubungan.
Sanjoko sedih hingga pada saat berjalan sendirian di malam hari, tiba-tiba petir menyambarnya yang membawa ke suatu tempat. Sanjoko bertemu dengan dewa petir dan dan diangkat menjadi Gundala Putra Petir. Dewa petir sudah bisa membaca karakter Sanjoko akan selalu melakukan kebaikan kepada sesama.
Gundala alias Sanjoko pun berjanji menumpas segala kejahatan yang dihadapi. Dalam film itu, dia berhadapan dengan sindikat narkoba.
Film Gundala Putra Petir pada awal 1980-an sangat populer di mata anak-anak dan remaja ketika itu. Pada 2009 sempat muncul poster film Gundala yang rupanya hoax. Hebohnya poster hoax itu menjadi indikasi, keberadaan Gundala masih sangat dinanti.(mdk/lia)